Made in Japan

Tuesday, January 17, 2006
Minggu lalu di milis Fahima ada yang kirim tulisan mengenai barang-barang made in Japan. Intinya, berusaha membeli oleh-oleh untuk dibawa ke Indo yang bertuliskan `made in Japan` biar nggak ditanya sama yang nerima oleh-olehnya hihihi. Soalnya pernah denger cerita ada diprotes karena beli oleh-oleh bukan made in Japan (lho, wong terima oleh-oleh kok protes sih?), ada yang sengaja gunting bagian 'made in'-nya, ada yang sengaja cari yang bertulisan jepang (biar made China juga karena tulisan kanji dianggap made in japan kali ya?).. Hihihihi...bener-bener repot ya cari oleh-oleh buat orang-orang tercinta di Indo.

Kenapa sih ya, orang-orang Indo selalu mikir karena tinggal di Jepang, barang semua-muanya harus asli produk sini? Seperti yang pernah aku denger di kuliah dulu, Jepang kan negara bergunung-gunung, lahannya sempit, penduduknya dikit maka cost produksi barang-barang jadi tinggi harganya juga jadi mahal, maka dari itu mereka impor/produksi barang-barang dari/di luar biar harga barang bisa terjangkau. Tapi karena orang Jepang terkenal sebagai konsumen tercerewet sedunia dalam hal mutu barang, barang yang masuk kesini juga pasti barang yang bagus mutunya.

Kalau aku cek barang-barang di rumah, kulkas, microwave sampe mesin cuci juga bukan made in Japan lho..Padahal harganya diatas 30ribu yen (lagian emang ada barang elektro rumah tangga yg made in Japan?), baju-baju bermerk bangsa Miki house, GAP, Next juga kalau dilihat bukan produk sini kok, tapi harganya? weleh...tunggu sale dulu baru bisa kebeli. Tapi orang-orang sini juga pada belanja kok. Malah botol susu Aya merk Pigeon beli di Jakarta yang made in Japan tak liat nggak bagus mutunya dibanding yang disini. Aku emang dasarnya bukan 'made in Japan' minded sih tapi 'only for sale in Japan' minded (bener nggak tulisannya ya?), jadi asal ada yang bagus, harga terjangkau tak ambil aja biar mau made in Indo, Cina atau Japan (100yen shop juga banyak lho made in Japannya). Apalagi baju-baju daleman yang sering buat ganti-ganti, kayak Michio bilang, "Kalau beli baju mending beli disini deh, biar mahal tapi awet daripada beli di Jakarta sekali beli harus jahit sana sini."

Herannya, waktu kita jalan-jalan ke Thailand, Michio sempet cari sepatu Nike di Bangkok, disana semua sepatu Nike made in Thailand lho, kalo di Jakarta, ada nggak Nike made in Indo? Yang ada juga made in China ya, karena org Indo ngak mau beli sepatu made in negara sendiri yaa. Padahal, barang-barang Indo juga diekspor ke sini, ke Eropa kan. Kenapa ya? Kalo menurutku, karena barang produksi Indo yang dilepas di pasaran lokal itu mutunya kelas 2 atau kelas 3, sedangkan barang yang diekspor ke luar mutunya kelas 1. Kebalikan sama sini, Jepang ekspor barang kualitas kelas 2-3 tapi buat lokal kualitas no. 1. Hmm...jadi, selagi tinggal di Jepang dan selagi mampu, beli deh barang made in Japan, kalau enggak...yang only for sale in Japan, wekekekek.
 
Aya no mama nulis jam: 2:17 PM, |

0 Comments:



Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker