Bye bye wakaba ma-ku!

Thursday, August 30, 2007
Mulai kemarin magnet wakaba ma-ku aka shoshinsha ma-ku aka beginner mark sudah bisa dilepas dari badan Marino kun. Yup, mulai hari ini aku jadi ichininmae, sudah dianggap seperti para pengemudi mobil lain bukan piyik (anak ayam) lagi yang suka dianggap belum jago nyetir. Hip hip Huraaa!! Ga terasa sudah setahun aku jadi supirnya Aya nih..

Masih ingat gimana capeknya belajar sampai pagi buta sewaktu hari ujian tiba (sistem SKS sih) dan susahnya soal-soal ujiannya. Tapi asli, kui nashi, sama sekali ga nyesel harus belajar siang malem buat dapetin SIM ini meskipun punya SIM Indonesia juga (SIM nembak siih)..

Karena para pengemudi mobil disini termasuk sopan, baik hati, dan tidak sombong (apaan sih?), dan jalanannya pun kebanyakan hanya 1-2 jalur, ga perlu takut deh kalau nyetir, ga kayak di Jakarta, yang orangnya suka seradak seruduk, belum lagi para pengguna motor yang merasa punya jalan. Sayangnya, aku ga bakalan berani nyetir mobil di jalan Jakarta lagi.. Bisa2 aku ga jalan-jalan karena orang-orang disana jarang yang punya toleransi memberikan jalan buat pengmudi lain. Buat keluar ke jalan raya, bisa-bisa tunggu 10 menit kali hehehe...

Untuk tahun pertama kemarin cukup dengan muter-muter sekitar Kashiwa. Tahun kedua pinginnya jalan-jalan agak jauh. Kalau berani sih lewatin jalan tol Tokyo yang njelimet (tanpa navi lho). Hiyaa...ga mau kalah sama papanya Aya nih.

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 9:40 AM, | 4 comments

Siapa mau ikutan senam bareng Aya?

Wednesday, August 29, 2007
Arugorizumu Taisou (Algorhythm excercise)




Arugorizumu Koushin (Algorhythm march)



Aku baru ngeh akhir2 ini kalau ternyata ada 2 jenis Algorhythm. Telmi banget ga sih??

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 4:15 PM, | 2 comments

Gomi touban (piket sampah)


Akhirnya setelah 5 tahun tinggal di Jepang, aku berurusan sama sampah. Di tempat tinggal sekarang ini aku dikenalkan sama yang namanya gomi touban. Tau dong, sampah disini harus dipisah-pisahin sesuai jenisnya ga seperti di sampah di Indonesia yang semua macem jadi satu. Dan jenis sampah itupun diangkut pada hari-hari tertentu sesuai kalender masing-masing daerah. Senin dan Kamis untuk sampah yang bisa dibakar, Rabu untuk sampah plastik dan sampah yang bisa didaur ulang (sebulan dua kali). Kantong2 sampah dikumpulkan di satu tempat pembuangan dan kemudian truk kebersihan mengangkutnya.

Nah, gomi touban ini tugasnya antara lain mengikat plastik pembungkus sampah daur ulang (botol kaca) sebelum pak petugas datang mengangkutnya, membersihkan tempat sampah setelah truk kebersihan pergi membawa sampah, melipat net jaring penutup sampah biar ga dicoker2 burung gagak, dan mengecek sampah-sampah.
Tugas ini dilakukan bergiliran sesuai urutan masuk ke perumahan ini dan minggu ini sampai minggu depan adalah tugasku mengurus tempat sampah. Ibu E, tetangga yang 'dituakan' oleh para penghuni perumahan datang kerumah untuk memberitahu soal piket ini dan apa2 yang harus dilakukan. Hmm..kayaknya sih gampang, tapi setelah tetangga seberang rumah cerita tentang tugas ini, aku jadi ga bisa tidur nyenyak (rada hiperbol nih).

Kalau selama ini papanya Aya yang bertugas mengangkut kantong sampah ke tempat sampah sembari berangkat kerja dan aku cuma bantuin ngiket plastik kantong sampah biar isinya ga muntah, 2 minggu kedepan aku harus (pura-pura) rajin mengangkut sampah untuk sekalian ngecek sampah2 lain (biar ga disangka iseng bongkar2 sampah orang gitu...). Hari ini, waktu aku sampai di tempat sampah, aku liat kantong sampah plastik yang salah satu isinya terdapat ebi (udang kering) di dalam kotak plastik dan botol minuman plastik di kantong sampah lain. Ini dia yang bikin aku ga nyenyak tidur, nyoker2 sampah orang lain yang sama sekali ga bertanggung jawab! bah!! Tetangga seberang rumah malah nemuin tahu putih di antara sampah plastik minggu lalu! Hueeek...!

Ternyata orang Jepang sama aja ya..meskipun sudah ada peraturan kapan harus membuang sampah, dan di tembok tempat sampah juga ada pengumuman, 'Jangan membuang sampah yang bukan harinya agar yang piket gak kerepotan', masih aja ada yang asal masukin sampah.. Jadi inget jaman di Nozawa, semua kantong sampah diberi nama sebelum dibuang. Ga jelas maksudnya apa. Apa ada orang yang ngecek kantong sampah satu persatu dan kalau ada yang salah masukin, si empunya sampah dipanggil? Hiii...kayak di TV Aja!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 1:47 PM, | 1 comments

Tontonan favorit Ayana

Thursday, August 23, 2007
Kayaknya tontonan favorit Ayana ga berubah dari dulu deh, masih sekitar okaasan to issho atau Arugorizumu taisou tapi mendingan deh daripada harus ngapalin acara2 kartun di Tv yang banyak gitu.. Wong aku aja suka lupa kapan drama favoritku diputer..

Kalau anak2 seumuran dia suka sama Purikyua, Anpanman atau yang model2 kepahlawanan lainnya, Aya kayaknya belum tertarik untuk nonton kartun yang ada ceritanya. Dia lebih suka gerak dan lagu seperti acara NHK diatas atau yang warna2nya menarik seperi di Baby Einstein. Tapi, kalau Aya suka Dora the explorer atau Little Einsteins, itu karena dia suka ngikutin gerakan2 Annie dan temen2nya dan ikut2an Dora waktu ngelarang Swiper. Pokoknya kalau ada yang gerak2, dia suka ikut2an deh. Gimana rumah ga berisik sama bunyi lompatan2nya dan teriakannya dia..

Herannya, dia suka acara Tokyo Friend Park 2 (TFP2) yang disiarin di TBS tiap hari Senin jam 7 malam, acara permainan yang membutuhkan tenaga dan otak yang dimainkan oleh para artis sini. Kalau udah nonton ini, Aya langsung duduk (lama2 berdiri sih) di sofa, lompat2, teriak2 mendukung para pemainnya atau teriak2 marah kalau mereka gagal bahkan pernah dia nangis. Gaya banget sih..

Atau, kalau kedengeran suara musik di awal permainan bola PS, dia langsung lari ke sofa, duduk disebelah papanya. Ikut2 kegirangan kalau papanya berhasil masukin gol atau kadang malah ketiduran dipangkuan papanya.

Kalau papanya suka ngelarang Aya nonton TV karena ga bagus buat Aya, aku sebaliknya suka ajak Aya nonton TV, tapi ya..acara2 favoritnya diatas atau kadang2 aku suka kasih liat Doraemon atau Anpanman. Ngapain sih ngelarang2 Aya nonton TV, wong Ayanya juga ga suka nonton TV selain acara favorit... Mending larang aku nonton TV karena aku bisa anteng di depan TV seharian.. hehehe.

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 1:18 PM, | 5 comments

Good news from Austria

Wednesday, August 22, 2007
Bukan..bukan.. bukan berita mertua atau adik ipar mau main kesini tahun ini atau suami dapet kerjaan disana.. tapi tentang nikah-menikah..

Pertama, adik ipar, Milena yang baru pacaran 2 tahun mutusin untuk bertunangan dengan pacarnya yang org Amerika. Begitu aku dikasih tau soal berita ini, langsung deh berandai andai.. Kalau mereka menikah, pasti mereka bakal menikah di Amerika dan aku bisa jalan2 kesana! Cihui!! Kalau selama ini suami pingin sekali jalan2 kesana tapi kepentok masalah cuti kerja dan visaku, kali ini mungkin diusahain bisa pergi, pingin dong nyaksiin mereka menikah. Dan, kalau mereka jadi menikah, keluarga suami bener2 jadi keluarga internasional.. Gimana ga, kakeknya biar tinggal di Austria tapi ternyata berdarah Ceko, ibunya Jepang, dia sendiri nikah dengan aku, org Indonesia, dan adiknya bakal menikah org Amerika. Waah..kl lagi ngumpul semua seru pasti ya.. Milena, konyaku omedetou! Semoga pacar kali ini bener jodohmu ya.

Kedua, teman sewaktu di Nozawa, pasangan Susi dan Otti yang org Austria. Dua-tiga tahun lalu mereka memutuskan untuk pulang ke Austria dan bekerja disana setelah 5 tahunan menetap di Nagano. Kemarin aku dapat imel kalau mereka sudah menikah awal bulan ini dan babynya akan lahir bulan depan. Meskipun Susi ga pintar bhs Jepang dan aku ga pintar bhs Jerman dan Inggris, sehingga setiap ketemu aku cuma jadi pendengar yg baik (dia juga emang rada bawel) tapi Susi bener2 temen yang baik, ramah dan supel. Kadang2 kangen sama obrolannya tapi lebih baik ngobrol lewat imel aja karena kasian dia karena kalo aku diajak ngomong bhs Inggris, aku mendadak telmi... Susi & Otti, gokekkon omedetou!

Duuh..eigo-ku kemana ya?? Gara2 belajar nihongo, eigo-ku jd kabur entah kemana.. Kudu belajar lagi nih biar keliatan lebih intelek dan ga malu2in ^-^

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 1:15 PM, | 2 comments

Warung sayur obachan

Friday, August 17, 2007
Letaknya deket banget dari rumah, kira2 4 menit jalan kaki menuju arah jalan raya. Yah, tempat tinggal kami memang bisa dibilang 'inaka' (kampung) kalau dibandingkan sama Tokyo yang penuh gedung2 tinggi (bukan Tokyo pinggir ya). Disana sini masih terdapat kebun2 dan tanah kosong sehingga pemandangan mujin chokubai (warung sayur tanpa penjual) kayak warungnya obachan (ibu-ibu) ini juga masih terlihat. Warung sayur ini beda sama warung2 sayur di Indonesia, obachan yang punya warung ga nungguin warungnya, setelah pilih2 sayur, para pembeli tinggal memasukkan uang yang harus mereka bayar di celengan berbentuk tabung panjang yang ditaruh di tiang penyangga atap warung. Sayangnya letak warungnya kurang indah, karena berada disebelah bangunan tempat menyimpan kayu2 (kayak gudang) dan bentuk warungnya pun seadanya aja.

Jenis sayur yang dijual lumayan banyak: aneka jenis nasu (terong), aneka jenis kabocha (labu) kayak tougan (labu putih), soumen kabocha (labu yg kl direbus/dikukus dagingnya berubah menjadi bentuk mi), negi (daun bawang), piiman (paprika hijau)-shishitou (sejenis cabe)-cabe ga pedes, buncis, jagung, kentang, sampai umeboshi (manisan buah ume) juga ada disana. Bahkan selama musim panas ini bunga2an kayak bunga matahari dan semangka juga dijual disana. Bentuk dan ukuran sayur2nya memang jauh dibawah standar sayur2 yang dijual di suupa, daun bawangnya lebih mendekati daun bawang Jakarta yang kurus langsing, paprikanya pun mungil2 tapi rasanya ya ga beda sama yang dijual di suupa dan harganya jauuuh lebih murah. Negi suupa 80 yen/batang, di warung obachan cuma 10 yen/2 batang, piiman suupa 100yen/bungkus, di obachan cuma 20 yen/bungkus. Buatku, daun bawang atau paprika ga perlu besar2, toh nantinya juga dipotong2 kecil2 juga kan? Tapi pernah lho aku liat ada kyuuri (timun) segede2 bagong disana! Kala Michio bilang kyuuri model Austria, beda dengan kyuuri sini yang kurus..

Hari ini kebetulan aku bertemu dengan obachan pemilik warung dan aku dibolehin membawa pulang semangka dan membayarnya nanti karena aku ga bawa cukup uang (niatnya cuma beli negi aja). Baiknyaa blio. Tapi blio berpesan untuk membungkus uang semangka dengan kertas dan menulis namaku disana (biar blio tahu aku dah bayar utang). Lho? disini ternyata ada model utang2an kayak di warung2 deket rumah Jakarta juga ya?

Setiap mengantar Aya ke halte bis pagi hari, aku selalu melirik warung obachan ini (makanya hafal sayur2 yang dijual disana). Kadang2 menyapa obachan yang masih menggotong2 sayurannya dari truk kecil suaminya. Apa sayur2 jualannya cukup untuk membiayai hidup mereka ya? Mungkin sebagian besar sayur sudah dijual di suupa2 dan sayur yang dijual di warungnya cuma sayur2 ga 'lulus' masuk suupa ya. Berkat sayur2 mereka, para ibu sekitar pasti senang karena uang belanja bisa bersisa banyak dan bisa disimpan sendiri (hesokuri) ^-^.

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 10:28 PM, | 5 comments

Ayana libur sekolah

Thursday, August 16, 2007
Dah lama aku ga ngemall berdua Aya. Kalau Rabu libur sekolah pun paling2 keluar rumah kalau ada keperluan baru mampir ke mall sebentar sebelum pulang. Minggu ini sekolah Aya libur musim panas+obon selama 9 hari. Awalnya aku sempet bete, kok libur sebentar amat padahal TK lain liburnya panjang.. Tetapi, denger cerita para mama temennya Aya, aku jadi maklum dan bernyukur karena sensei ngasih libur sebentar.

Liburan ini kami ga punya acara, papanya Aya pun 'ngerodi' seperti biasa. Musim panas tahun ini kayaknya lebih panas dari tahun2 sebelumnya, matahari udah sumringah sejak pagi bikin males kemana2. Tapi baru dua harian dirumah bersama Aya bikin aku tambah 'kepanasan', main ke kodomo hiroba (tempat main anak2) di kinrin senta- (pusat komunitas)deket rumah bikin aku ngantuk karena sejuknya AC dan empuknya karpet disana.

Rabu kemarin, kami jalan2 ke Lalaport deket sekolah Aya. Sampai disana seperti biasa Aya ga mau kalah sama aku dalam ngeliat2 barang2, lari sana sini, pegang sana sini bikin ga tenang cuci mata. Mungkin karena ngantuk, Aya tambah bertingkah dan mulai deh kejadian2 ga asyik ini. Saat makan siang, minumanku tumpah karena terdorong nampan waktu Aya mendorong kursinya. Alhamdulillah aku sama sekali ga ketumpahan malah minumanku diganti dengan yang baru waktu aku pinjam pel sama pelayan restoran. Selesai makan, lihat2 toko lagi sambil gendong Aya. Hobinya Aya kalau digendong, pegang2 leher baju atau yang sejenisnya. Kali ini dia pegang kalungku. Ga berapa lama kalungku putus ditarik Aya, butiran2nya berlarian kesegala penjuru toko! Woalaaah.....setiap pakai kalung pasti kalungku putus karena Aya. Yah..kalau gini aku ga bisa oshare (bergaya) deh. Puncaknya, Aya mogok jalan.. Dia berjongkok di depan salah satu toko, begitu aku jalan sedikit, dia malah duduk dan meluruskan kakinya di lantai mall. Aduuuh...berasa di rumah banget!! Akhirnya tak gendong dia dan kami sama2 pulang ke rumah kecapean..

Kejadian bikin jengkel seperti hari itu jarang banget terjadi, tapi ya..namanya jalan sama anak2, ada aja kejadian2 bikin mangkel atau malah bikin seneng. Seperti hari itu, Aya puas liat densha (kereta) karena toko yang kami kunjungi jendelanya persis menghadap stasiun.

Libur sekolah Aya yang tinggal (masih) beberapa hari ini mending diisi main ke kodomo hiroba aja kali ya.. Lebih baik nemenin Aya main sambil terkantuk2 daripada Aya bikin ulah. Aya juga pasti lebih senang main disana dibanding ikut mamanya ngemall, meskipun banyak 'mainan' disana tapi ga pernah boleh dipegang lama2..

Oh liburan sekolah, cepatlah berakhir....

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:45 PM, | 4 comments

Beli rumah

Monday, August 06, 2007
Bulan lalu aku dan 2 orang mamanya temen Aya bertemu untuk makan siang bareng di Aeon. Ceritanya, kami bertiga ini para jomblo yang ditinggal sekolah anak tercinta (masih)satu2nya yang sedang (masih) kebingungan karena mendadak jomblo. Mama lain? mereka masih punya kesibukan nemenin anaknya yang lebih tua liburan musim panas, jadi mereka ga bisa ikutan kali ini. Tapi mulai bulan September, mereka bakal mendadak jomblo juga seperti kami bertiga dan bakal ikutan makan siang bareng. Horee!!

Eniwei, dalam acara siang itu kamis asyik ngobrol sana sini, soal anak2, tunjangan mereka, para sensei sampai soal binatang piaraan dan rumah. Tiba2 Sou chan mama membuka rahasia soal kepindahanku ke rumah baru,
SM (Souchan mama): "Aya chan mama kan pindah ke rumah baru ya"
A (aku) : "Iya.."
KM (Kazukun mama): "Oh ya? Sudah berapa kali lihat2 rumah sebelumnya?"
A: "Cuma sekali"
KM: "Hah?? Kok bisa, saya aja lihat2 berpuluh2 rumah sebelum beli rumah yang sekarang lho!" "Taihendatta (capek & repot lho) " sambil tertawa
SM: "Heee??" (gantian takjub) "Beli rumah cuma sekali lihat? Padahal minggu lalu kita kan ketemuan di D2 (homecenter), saya sempet lihat Aya chan papa & mama serius banget milih2 tempat sampah. Jadi beli rumah lebih gampang daripada beli tempat sampah??!"
A: sambil nyengir kuda "Iya lho.., soalnya rumahnya deket dari stasiun" (padahal ya jauh juga..)
Mereka cuma geleng2 kepala sambil menatapku.

Hmm..kalau dipikir2, emang kami (aku) ini rada2 juga waktu mutusin membeli rumah ini. Ga lihat2 tempat lain yang mungkin lebih bagus, lebih dekat dari stasiun atau lebih besar. Tapi kami yakin kalau rumah yang sekarang cocok dan pantas (ya harga, ya lokasi) buat kami dan mudah2an rumah kami nyaman & ngerejekeni (memberi rejeki) buat kami sekeluarga. Namanya jodoh kali ya.. Tapi emang sih, beli baju yang harganya cuma 1000yen aja aku suka lamaaa banget mutusin, malah kadang ga jadi beli. Lha ini kok kayak beli barang di 100yen shop, yang kalo rusak ya ga diseselin.. ^-^

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 4:53 PM, | 4 comments

Renraku no-to (Buku penghubung)

Friday, August 03, 2007

"Nulis apa aja di buku penghubung?"

Ternyata ga cuma aku yang selalu kebingungan waktu nulis renraku no-to sekolah Aya. Mama2 lain pun sampai 3 bulan sekolah berjalan kadang suka saling bertanya2. Sewaktu aku tanya soal buku ini ke senseinya Aya awal sekolah, blio memperlihatkan buku teman Aya sebagai contoh. Isinya, ya tentang kegiatan si anak, sehari sebelumnya maupun pagi hari sebelum sekolah, suasana hati si anak pagi itu dan juga menu makan siang hari itu (buat dikasih tanda, makan atau ga plus sedikit laporan dari sensei).

Buat dua terakhir sih ga masalah buatku, tapi mengenai kegiatan sewaktu dirumah yang bikin males.. Lha wong Aya tiap pulang sekolah bisa tidur sampai 3 jam, bangun tidur langsung duduk di depan TV atau main di luar sebentar, makan malem, main2 lagi trus tidur. Masa tiap hari ceritanya sama? yang paling seneng kalau sehari sebelumnya ada kejadian yang lain dari biasa, kayak kemarin, kamar habis dicorat-coret. Wah..bisa 1 lembar aku nulisnya. Harus nulis pake kanji juga masalah buatku.. Aduuuh...karena udah lama ga nulis, aku lupa sama huruf kanji. Ga mungkin dong nulis hiragana semua..aku yang nulis aja pusing, apalagi sensei yang baca..Ujung2nya aku sering nyontek kanji di keitai (hp) setiap ngisi buku penghubung, males banget kan?

Setelah Aya pergi sekolah sendiri, buku penghubung jadi hal kedua yang dinanti2 aku siang hari setelah Aya. Pinginnya lihat terus kegiatan Aya di sekolah biar tahu, tapi ga mungkin kan. Aku jadi tahu perasaan para sensei setiap pagi, ingin tahu kegiatan muridnya selama dirumah. Sampai dirumah, setelah taruh Aya di tempat tidurnya, aku langsung buka2 tas Aya, masukin 'oleh2' (baju kotor) ke mesin cuci terus baca buku penghubung sambil ngeberesin tas. Sedikit komentar mengenai apa yang aku ceritakan hari itu, semua menu makanan hampir semua di tandai dengan bunderan (tanda dimakan semua), kadang2 dikasih tambahan "sambil disuapin". Bahkan makanan yang kalau dirumah ga mau dimakan, kayak jagung rebus, dimakan juga disana. Pinter atau takut sama sensei ya? Dan, laporan sensei mengenai Aya hari itu.

Kalau awal2 sekolah sendiri kebanyakan tertulis pujian seperti:
"pintar sewaktu senam pagi" atau
"sensei lain memuji Aya chan waktu pintar senam ritme" atau
"sasuga Aya chan (seperti yang kita tahu), jago main bola" dll,

sekarang2 ini bertambah dengan:
"Hari ini 'hari nakal'nya Aya chan, lari-lari kedepan kelas sebelum giliran senam sambil sambil nyengir2 lihat sensei", atau
"suka berdiri mencoba ambil hoop karena ga sabar nunggu giliran tapi begitu gilirannya, Aya chan berusaha melakukan apa yang diajarkan" atau
Hari ini, karena hari pertama kelas Aya bermain di kolam renang, buku penghubung tertulis tambahan "PM (siang hari) Aya chan tidur di kelas 20 menit".
hehehe...masih kecil sih normal aja tidur dikelas karena kecapean, kalo udah besar bisa2 ditegur sensei lho!

Buku penghubung, meskipun jadi peerku tiap pagi, tapi bener2 membantu buat jadi 'mata2' si Unyil kami...itsumo otsukaresan, arigatoune! Buat mama lain yang sudah pengalaman ngisi buku penghubung, bagi2 tipsnya/ceritanya dong!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 11:48 PM, | 1 comments

like daughter like mom...

Kalau pagi anaknya geret2 tas punggung...

Siang emaknya geret2 buggy



Kalau emaknya latihan nulis di paper napkin luncheon mat sebelum nulis buku penghubung...


Anaknya latihan nulis di karpet kamar sebelum nulis di buku gambar!


Huaaa!!!! Shock!!

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 3:30 PM, | 1 comments
Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker