Enam tahun pernikahan: laut..laut dan laut

Thursday, July 24, 2008
Sekalian memperingati ultah pernikahan dan liburan 3 hari, Sabtu-Minggu lalu kami pergi ke Sotobou, semenanjung Chiba sebelah luar. Main ke Katsuura, Kamogawa dan Onju.

Karena Michio baru ngajak menginap 2 hari sebelum hari H, jelas semua hotel, atau pension sudah penuh. Berbekal baju dan perlengkapan menginap yang seadanya, kami berangkat jam 8 pagi. Niatnya, go show, sampai disana baru tanya-tanya kamar kosong..











Setelah kena macet di jalan tol dan makan siang di jalan kami sampai di pantai Moriya, Katsuura jam 12. Pantai berupa teluk kecil berpasir putih, sedikit berombak dan berwarna biru langsung membuat papanya Aya jatuh hati, "Ga usah jauh-jauh main ke Okinawa nih". Ini pantai terbagus yang kami datangi di pulau Honshu dan dekat dari rumah.











Begitu sampai di pantai, Michio langsung mencari kamar kosong disepanjang pantai. Untungnya kami dapat kamar di minshuku (penginapan di rumah penduduk), 5500yen/orang tanpa makan termasuk parkir ini persis didepan pantai, kamarnya berukuran sekitar 6 jo, ber-AC dan ber-TV (sistem koin). Namanya minshuku, mau mandi harus tunggu giliran dengan penyewa kamar lain, suara penyewa kamar sebelah sekeluarga juga terdengar jelas seperti ngajak ngobrol kami, intinya ga bisa seenak jidat kalau nginep di minshuku.. Suami bilang "Kapok deh nginep di minshuku..." hehehe.. yah, daripada mesti pulang hari ya...sabar aja. Lain kali kalau mau ngajak jalan-jalan bilang jauh-jauh hari dan pesen hotel 1 bulan sebelumnya!!


Sorenya kami jalan-jalan ke Kamogawa, kota di bawah Katsuura, pingin juga mampir ke Seaworld disana, tapi sayang ga ada waktu.. Esoknya kami langsung pergi menuju Onju, kota diatas Katsuura. Pantai Onju meskipun cantik, tapi berombak cukup besar, cocok buat para surfer. Hari itu pengunjung pantai Onju bener-bener membludak hingga kami ga dapat tempat parkir. Hasilnya, kami kembali ke Katsuura buat main di pantai Ubara.

Enam tahun pernikahan, kulit tambah item meskipun ga nyemplung ke laut, tapi seneng bisa pergi sekeluarga ke tempat yang disukai suami.. Kapan lagi nyenengin suami?? Lain kali kalau ada libur panjang, pingin juga mampir ke Zou no kuni di Ichihara atau ke Seworld di Kamogawa..

Labels: , ,

 
Aya no mama nulis jam: 10:16 AM, | 5 comments

Semalam di Takebe

Thursday, February 21, 2008


Sewaktu mengunjungi roujin ho-mu (panti werda) obaachan (nenek) suami di Takebe, sekitar 40 menit dari rumahnya di Tsuyama, kami menginap di Takebe kokusai kouryuukan (Takebe International Villa) yang ternyata letaknya bersebelahan panti werda. Bangunannya yang unik dan rate-nya yang otegoro (murah) bikin aku waku-waku.

Villa ini teletak di pinggir sungai, terdiri dari 2 lantai dengan 5 kamar tidur dengan shower & toiletnya, 1 ruang makan, dapur dan toilet umum. Seluruh tembok dan lantai berwarna coklat dan lampunya yang temaram membikin suasana agak suram di dalam villa tapi kamarnya amat sangat hangat dan resik. Ukuran kamar kelihatannya masih lebih besar dari kamar double bed business hotel disini, hanya, kalau kamarnya mandinya ukurannya sama dengan bussiness hotel, besarnya pasti sama. Kamar mandi di villa ini bener-bener bikin takjub!! Pantes suami & iparku yang masuk ke kamar lebih dulu sempet bilang, "Kamar mandinya lucu deh, nanti lihat aja sendiri" bikin aku penasaran.

Kamar mandinya bener-bener bikin aku geleng-geleng kepala. Niat banget sih bikin kamar mandi.. Ukurannya yang kira-kira cuma 0,5x1 m ini lengkap berisi wastafel, toilet dan shower. Bagaimana bisa?? Lihat aja fotonya yaa... toiletnya diumpetin
dibawah wastafel! Kalau mau pakai toilet, pintu harus ditutup lebih dahulu baru wastafel di geser kearah pintu. toilet papernya menempel pada didalam tembok bagian bawah wastafel. Mau duduk di toilet aja ribet banget! Mau mandi shower pun pasti sempit banget karena ada wastafel ditengah-tengah. Untungnya, di bawah villa ada onsen (pemandian air panas) gratis untuk penghuni villa. Cihuii!! Dah hampir 3 tahun ga mandi onsen, semua capek dan penat langsung hilang sewaktu masuk ke air panas berbau belerang...Sayang karena mandinya sudah malam, aku ga masuk ke routenburo (pemandian di ruang terbuka).

Acara nginep di penginapan model begini, bikin aku inget jaman kuliah. Jalan-jalan bareng temen-temen dari Amerika selatan, menginap di penginapan khusus mahasiswa dari Amerika Selatan. Murah meriah dan dijamin resik yang ga mungkin didapat kalau menginap di Indonesia. Ya ga??

Labels: , ,

 
Aya no mama nulis jam: 12:44 PM, | 4 comments

Disney's Halloween

Monday, October 08, 2007
Jumat lalu Aya meliburkan diri dari sekolah. Herny dan keluarganya sejak Kamis datang dari Iida, Nagano untuk jalan-jalan ke Disney, dan aku niat nemenin mereka ke Disney hari Jumat itu. Gapapa kan Aya bolos sehari, sensei..

Jam 10.20-an aku dan Aya sudah sampai di Disney, sementara Herny, Nuri kun & papanya sudah menunggu sejak jam 9-an di depan world bazaar sambil lihat-lihat suvenir. Sempet shock juga karena ternyata pengunjung Disneyland sama banyaknya seperti hari libur..tck..tck..kapan sepinya sih Disney itu? Setelah berkumpul, kami langsung menuju ke Pooh's Hunny Hunt, atraksi yang paling pingin dikunjungi Nuri kun, ketemu Pooh san buat mereservasi waktu masuk biar ga perlu antri. Berkat kartu sakti, semacam fastpass, kami bisa masuk semua atraksi tanpa harus antri, tapi..sebelum masuk atraksi yang telah direservasi, kami ga bisa me-reservasi atraksi lain. Memble ga sih? Karena banyaknya pengunjung, kami harus menunggu 1 jam-an untuk bisa langsung masuk ke atraksi-atraksi disana. Tapi untungnya, atraksi 'it's a small world' ga perlu antri lama jadi kami bisa langsung naik dan asyiknya, hari itu ada 3 kali parade Halloween (jam 10.50, 13.20 dan 16.10) jadi kami bisa menonton parade selama menunggu waktu masuk atraksi. Oh ya, karena bulan ini Disney bertemakan Halloween, dimana-mana terlihat Jack o' lantern si labu oranye, patung tengkorak, atau hantu-hantuan, serunya....

Alhamdulillah, meskipun pengunjung membludak, hari itu kami juga bisa masuk kerumah Mickey Mouse dan foto bareng, naik gajah terbang 'Dumbo', naik kereta api di western river dan ketemu kapten Jack di Pirates of Carribean. Ada kejadian yang ga disangka-sangka waktu kami naik kereta api di Western River. Sewaktu kereta berjalan, aku dan Herny asyik mengobrol sementara Nuri kun dan Aya melihat-lihat pemandangan di luar. Tiba-tiba aku ngarasa kalau Aya membuang sesuatu ke luar, ternyata Aya melempar sepatu kanannya keluar sebelum masuk terowongan. Waak!!! Untung kami duduk di kursi paling akhir dan jadi pak masinisnya langsung ngeh. Begitu turun kami menunggu pak petugas mengambil sepatu merah Aya. Malunyaa.....tapi ternyata ga cuma Aya yang iseng melempar sepatu selama perjalanan kereta, terbukti selama menunggu sepatu diambilkan, ada pak petugas lain yang mencari seseorang sambil menenteng sepatu merah kecil hihihi.. Malunya jadi agak berkurang deh.

Jam 6-an setelah ketemu Kapten Jack, aku memutuskan pulang sementara Nuri kun masih pingin tinggal disana. Puas-puasin ketemu Pooh san dkk, ya Nuri kun, mumpung masih di dalam Disney.. Lagipula, hotel mereka menginap pun sangat dekat jadi pulang dari Disney bisa langsung istirahat zzzz...iinaaa...

Labels: , ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:50 PM, | 1 comments

Ngabuburit ke semenanjung Bousou

Thursday, September 20, 2007

Akhirnya tahun ini Aya pergi ke pantai juga. Meskipun musim pergi ke laut sudah habis dan menurut teman-teman setelah obon usai laut akan ada banyak kurage (ubur-ubur), Michio tetep keukeuh main ke laut di liburan 3 hari kemarin.

Kalau tahun lalu kami ke pantai Kujukuri (pantai dibalik Bousou Hantou (semenanjung Bousou), kali ini kami ke pantai di semenanjung Bosou, seberang Teluk Tokyo. K kun, temen sekolah Aya, selalu pergi kesana tiap musim panas. Pantainya landai, ombaknya ga sebesar di Kujukuri, ga bikin takut anak-anak, kata mama K kun.

Setelah tiga jam lebih perjalanan lewat jalan biasa (sekalian lihat-lihat kota Chiba), melewati bukit-bukit hijau dan kawasan pabrik di pinggir pantai (ga ada nih di Kashiwa) kami mampir ke tiga pantai, Motona beach, Katsuyama beach dan Iwai beach, Michio memutuskan untuk duduk-duduk di Katsuyama beach.

Ternyata di pantai Katsuyama, anginnya lumayan kenceng. Kaki serasa di akupuntur (akunpuntur itu sakit ga ya?) setiap pasir-pasir terbang kebadan..belum lagi aku yang bertugas jaga tikar harus bolak balik mungutin sandal atau ban pelampung Aya yang selalu pingin kabur..wah repot deh. Belum lagi, sewaktu Michio berenang di tempat yang agak dalam, dia disengat(ketempelan) kurage! Menurutnya, dibagian yang agak dalam banyak kurage bentuk pita yang berenang-renang dan lengannya sempat menyentuh mereka hiiiiiiiiii!!!!!! Bagian yang terkena kurage itu memerah dan terasa perih dan gatal. kasian... uuuuh!!! Untungnya aku emang ga bisa berenang dan ga bakalan mau masuk ke laut yang ga kelihatan dasarnya. Setiap mau masuk, aku selalu ngebayangin ada hiu yang mengintip dari balik permukaan air (keseringan nonton film horor hiu nih).



Akhirnya Michio mutusin pindah ke Motona beach. untungnya disana anginnya ga sekencang di Katsuyama dan kelihatannya ga ada kurage karena ada beberapa orang berenang yang disana tapi..banyak sampah kayu disepanjang pinggir pantai. Meskipun Michio sempet berenang sebentar untuk mastiin ada ga-nya si kurage, tapi dia agak trauma buat berenang agak jauh ke laut akhirnya dia cuma jemuran di pantai, malah Aya yang asyik main air sendirian. Kasian papanya Aya, lagi sial..

Pulang dari pantai kami mampir ke Beisia, superstore favorit kami yang kebetulan terlihat di Ichihara. Tiga tahun kami selalu berbelanja di Beisia Iiyama, kota sebelah desa Nozawa, tempat kami tinggal dulu. Harga sayuran dan bahan makanan lainpun terbilang murah dibanding suupa di dekat rumah sekarang. Ga heran kalau belanjaan kami akhirnya malah melebihi belanja 2 mingguan. Kalap gitu bo'!!

Tahun depan mau kesana lagi ga ya? Meskipun pantai-pantai yang kami datangi masih lebih bagus dibanding Kujukuri, tapi kayaknya ga seimbang sama jarak perjalanan buat kesana. Untung juga Michio ga nyetujuin saranku buat nginep disana melihat jauhnya. Mending main ke Mother Bokujou (wisata di peternakan) di daerah sana aja ya, Aya bisa coba-coba memerah sapi atau naik kuda atau ke Nanbou paradise sekalian ketemu Merlion..

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 10:08 AM, | 1 comments

Gomi touban (piket sampah)

Wednesday, August 29, 2007

Akhirnya setelah 5 tahun tinggal di Jepang, aku berurusan sama sampah. Di tempat tinggal sekarang ini aku dikenalkan sama yang namanya gomi touban. Tau dong, sampah disini harus dipisah-pisahin sesuai jenisnya ga seperti di sampah di Indonesia yang semua macem jadi satu. Dan jenis sampah itupun diangkut pada hari-hari tertentu sesuai kalender masing-masing daerah. Senin dan Kamis untuk sampah yang bisa dibakar, Rabu untuk sampah plastik dan sampah yang bisa didaur ulang (sebulan dua kali). Kantong2 sampah dikumpulkan di satu tempat pembuangan dan kemudian truk kebersihan mengangkutnya.

Nah, gomi touban ini tugasnya antara lain mengikat plastik pembungkus sampah daur ulang (botol kaca) sebelum pak petugas datang mengangkutnya, membersihkan tempat sampah setelah truk kebersihan pergi membawa sampah, melipat net jaring penutup sampah biar ga dicoker2 burung gagak, dan mengecek sampah-sampah.
Tugas ini dilakukan bergiliran sesuai urutan masuk ke perumahan ini dan minggu ini sampai minggu depan adalah tugasku mengurus tempat sampah. Ibu E, tetangga yang 'dituakan' oleh para penghuni perumahan datang kerumah untuk memberitahu soal piket ini dan apa2 yang harus dilakukan. Hmm..kayaknya sih gampang, tapi setelah tetangga seberang rumah cerita tentang tugas ini, aku jadi ga bisa tidur nyenyak (rada hiperbol nih).

Kalau selama ini papanya Aya yang bertugas mengangkut kantong sampah ke tempat sampah sembari berangkat kerja dan aku cuma bantuin ngiket plastik kantong sampah biar isinya ga muntah, 2 minggu kedepan aku harus (pura-pura) rajin mengangkut sampah untuk sekalian ngecek sampah2 lain (biar ga disangka iseng bongkar2 sampah orang gitu...). Hari ini, waktu aku sampai di tempat sampah, aku liat kantong sampah plastik yang salah satu isinya terdapat ebi (udang kering) di dalam kotak plastik dan botol minuman plastik di kantong sampah lain. Ini dia yang bikin aku ga nyenyak tidur, nyoker2 sampah orang lain yang sama sekali ga bertanggung jawab! bah!! Tetangga seberang rumah malah nemuin tahu putih di antara sampah plastik minggu lalu! Hueeek...!

Ternyata orang Jepang sama aja ya..meskipun sudah ada peraturan kapan harus membuang sampah, dan di tembok tempat sampah juga ada pengumuman, 'Jangan membuang sampah yang bukan harinya agar yang piket gak kerepotan', masih aja ada yang asal masukin sampah.. Jadi inget jaman di Nozawa, semua kantong sampah diberi nama sebelum dibuang. Ga jelas maksudnya apa. Apa ada orang yang ngecek kantong sampah satu persatu dan kalau ada yang salah masukin, si empunya sampah dipanggil? Hiii...kayak di TV Aja!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 1:47 PM, | 1 comments

Alat anti terik matahari

Tuesday, July 31, 2007
Jaman kuliah, barang yang ga pernah lupa dibawa selain buku kuliah & alat tulis adalah payung lipet. Karena jalan menuju kampus jauh dari jalan raya, payung jadi alat melindungi diri dari hujan ataupun terik panas matahari. Panasnya ga tahan siiih..

Kalau disini, payung ada 2 jenis, bukan payung panjang & payung lipet atau payung mahal & payung beli di 100yen shop tapi payung hujan dan payung summer (tak bilang payung obasan). Payung musim hujan sih sama aja kayak payung dimana2, berbahan ga tembus air tapi kalau payung musim panas berbahan kain tembus air, berenda2 di sekeliling payung macam payung yang dipakai sama none2 jaman Belanda, warnanya kalau ga putih ya hitam dan aku punya satu tuh pemberian temen tapi dah ga pernah dipake karena urat malu masih kenceng.

Yang heboh dan bikin aku geleng2 kepala, para wanita disini suka pakai sarung lengan, dan sarung leher selain topi sewaktu mereka berpanas2 kayak 2 orang senseinya Aya. Blio malah pakai ketiga2! (untung ga pegang payung summer segala). Emang sih aku juga ga kuat berpanas2 tapi sampai pake sarung2an begitu? ogah deh! "Kalau ga mau panas2 ya ga usah jadi sensei" begitu komen salah satu mama temennya Aya waktu kami ngobrol tentang para sensei. hehehe...Ada2 aja ya orang Jepun..

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 3:46 PM, | 1 comments

Natsumatsuri (Summer Festival) kecele

Wednesday, July 18, 2007
Masuk musim panas, ada lagi kegiatan yang ditunggu-tunggu semua orang. Apalagi kalau bukan matsuri (festival), rame2 kumpul, beli jajanan di sepanjang jalan, nonton taiko (gendang Jepang) atau pertunjukan lain sampai larut malam.

Senin malam, sepulang dari jalan2, dari jauh terdengar suara taiko dan lagu tradisional Jepang di dekat rumah. Tahun lalu sekitar bulan2 ini memang ada festival di dekat apato tapi karena aku lupa, aku yang ikutan. Kali ini...aku ga mau ketinggalan. Sehari sebelumnyapun sebetulnya kedengeran bunyi hanabi (kembang api). Tapi..sempet heran juga, hujan2 taifuu kok nyalain kembang api? Setelah masukin barang2 belanjaan, pake jaket, aku bonceng Aya ke tempat matsuri. Sebetulnya, aku ga tau tempat dimana, cuma dulu2 pernah ada kegiatan agak besar disana, nah modal pede aja aku genjot sepeda kearah sana. Mendekati arah tempat matsuri mulai banyak orang ber-yukata (kimono musim panas) berjalan melawan arahku. Hmm...bener kan, tempatnya sama.. Tapi begitu mendekati tempat yang dituju, tempatnya sepi.. Oalah..ternyata matsurinya diadakan di Nanbu kouen (taman selatan) agak jauh dari tempat yang aku kira.

Sampai disana, terlihat lentera2 dengan tulisan 'Kashiwa Nanbu Matsuri' (Festival Kashiwa Selatan), panggung main taiko dan dibawahnya banyak orang ber-yukata seragam mengelilingi panggung sambil menari. Hmm...kelihatannya bukan natsumatsuri, tapi bon matsuri (festival arwah) karena ada tarian2nya juga (bon odori). Hihihi..emang sih kalau diinget2 tanggal 15-an disini ada obon, kepercayaan orang sini kalau arwah para leluhur mereka berkunjung ke rumah. Aku aja yang suka ngelupain budaya/kebiasaan sini. Tapi matsurinya ga jauh beda kok sama natsumatsuri, ada tenda2 buat duduk2 para sesepuh (kalo capek muter2), ada tenda kaki lima penjual takoyaki, okonomiyaki, crepe, bo-ru sukui (ambil bola), penjual topeng karakter anime sampai penjual permen kapas. Tapi karena Aya takut sama bunyi taiko yang kuenceng bin keras bikin jantung deg2an, aku cuma muter2 sebentar, nonton tarian terus pulang..

Tanggal 27-28 nanti di Kashiwa eki (stasiun Kashiwa) akan diadakan Kashiwa matsuri. Kalau kemarin modal nekat, yang ini sudah liat posternya di jalan raya beberapa waktu lalu. Kalau ga ada halangan kami mau pergi nih. Siapa mau ikut?

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 5:15 PM, | 2 comments

Tomorrow never knows

Tuesday, July 17, 2007
Wiken kemarin disini termasuk libur panjang (3 hari aja sih), karena Senin kemarin merupakan hari Laut di Jepang. Mungkin orang2 disini sudah bikin jadwal berlibur, tapi sayangnya, taifuu no 4 (Man Yi) mampir, bikin kerusakan dan kehebohan di Kyushu, Shikoku, Shizuoka dan Tokyo. Kalau di Kashiwa sih cuma hujan terus, terus dan terus selama 2 hari-an.

Hujan baru berhenti kemarin, cuaca cerah dan aku & para tetangga seneng banget jemur-jemur baju di luar. Waktu beresin baju2 kering di kamar atas bareng Aya, tiba2 badan digoyang2 pelan. Wah..pasti gempa dideket sini!! Bener deh, di TV langsung diberitakan ada gempa 6.8 SR tapi pusatnya di Niigata. Wuiih.. sekitar 3 tahun lalu waktu masih tinggal di Nagano (dibawah Niigata), ada gempa kuat juga di Niigata. Waktu itu karena lebih dekat dari pusat gempa goncangannya lumayan keras. Tapi kali ini gempanya terasa sampai Tokyo lho. Aku langsung inget Keluarga Caca neechan & Himechan, mereka kan tinggal di Nagaoka, deket dengan pusat gempa. Mudah2an mereka baik ya.

Jepang, karena letak geografisnya, langganan diampiri taifuu dan digoyang gempa. Tapi ya para penduduknya betah aja tinggal disini ya. Kalau kena musibah jelas sedih, mereka cuma bilang "gambaru" (akan berusaha) waktu mereka harus mulai dari nol lagi. Pemerintah sini juga sigap membantu para korban, jadi mereka ga merasa sendirian. Dan meskipun kami tahu hidup di Jepang kurang nyaman dari segi ini, tapi kami pilih tinggal disini daripada di Austria atau di Jakarta. Austria, meskipun minim musibah, tapi jauh, lebih dingin (orangnya dan udaranya hehe) dan bahasanya juga ga ngerti. Tapi namanya bencana/musibah ya, ga ada yang tahu kapan datangnya.. Wong hujan aja biar udah diprediksi kadang salah juga..

Buat yang sedang ditimpa musibah taifuu dan gempa, turut berduka cita, selalu tabah dan sabar ya. Ganbattene!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 11:43 AM, | 2 comments

Sakuramatsuri & hanami

Monday, April 02, 2007
Sabtu-Minggu kemarin Matsudo, kota tetangga ngadain sakuramatsuri (festival sakura) di jalan Sakura di dekat Goko eki (stasiun) deket rumah sampai dekat Tokiwadaira eki. Memang setiap tahun kelihatannya mereka ngadain sakuramatsuri, hanya karena tahun lalu aku pulang ke Jakarta, baru tahun ini bisa lihat.

Karena Sabtu mendung, aku berencana pergi liat matsuri hari Minggunya, kebetulan di ramalan cuaca hari itu cerah dan hangat. Bener aja, kemarin banyak orang2 pakai baju lengan pendek atau celana capri saking hangatnya udara. Sehabis makan siang aku & Aya naik sepeda ke Goko eki (papanya Aya ga suka matsuri jadi jaga rumah), taruh sepeda di Konami sports terus nyebrang stasiun menuju jalan sakura. Sampai disana, sudah ada parade tari samba menyambut, nutupin jalan masuk. Setelah para penari samba minggir, baru deh kelihatan sakuramatsurinya. Ternyata modelnya sama kayak natsumatsuri (festival musim panas), tenda-tenda penjual takoyaki, yakisoba, chocobanana sampai kingyo sukui (mancing ikan mas) dan ball sukui (nyendok bola) disepanjang jalan, bedanya cuma sakuramatsuri ini diadain dibawah pohon sakura yang lagi mekar penuh! Cantiknyaaaa!! Sayangnya didekat jalan sakura ga ada lapangan/taman buat duduk-duduk berpiknik ria.

Agak ditengah-tengah perjalanan, aku liat diantara bangunan apartemen ada taman dengan beberapa pohon sakura yang cantiik. Ya udah, aku lepas Aya disana dan aku asyik ambil foto-foto. Karena ga bawa mat, aku duduk di rumput di dekat pohon sakura. Untung rumputnya bersih, ga ada kotoran pet (iih!). Bisa juga aku hanamian kemarin meskipun cuma berdua Aya. Cantiknya sakura kemarin, apalagi sewaktu kelopak-kelopaknya beterbangan tertiup angin, hujan sakura deh. Romantis! (apa ga ya?) Tadinya mau ajak Maria & Rui main kesana, tapi ingat papanya Rui selalu pulang ke Urayasu kalau akhir pekan, aku ga jadi ajak. Pasti seru deh mereka berdua main ayunan, kejar-kejaran di rumput atau main dorong-dorongan kayak di Disneyland minggu lalu.

Setelah bosen duduk-duduk dan bosen liat2 tenda-tenda jualan, akhirnya aku balik pulang. Ga kuat kalau harus jalan sampai Tokiwadaira eki terus balik lagi.. Betis bakal tambah gede dan lengan kiriku juga harus dipijet karena Aya dah ngantuk dan maunya digendong. Tahun depan, main lagi ah kesana dan inget-inget bawa mat!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 12:02 PM, | 2 comments

Hina Matsuri (doll festival)

Monday, February 26, 2007


Jumat lalu di hoikuen Aya, para mama diajak membuat hina ningyo (boneka) dari origami. Saking sibuknya mikirin sekolah Aya, aku sampai lupa tentang perayaan hina matsuri (hina=perempuan, matsuri=festival) ini. Gak kerasa minggu ini udah masuk bulan Maret ya. Di sini, tanggal 3 bulan Maret merupakan hari anak perempuan dimana pada hari itu para orang tua mendoakan (khusus) para putrinya kesehatan, kesejahteraan, kebahagiaan, kecantikan dll dsb dan sebelumnya (sejak pertengahan februari) memajang boneka berkostum jaman Heian yang biasanya merupakan hadiah dari kakek-nenek si anak. Bonekanya biasanya berupa sepasang kaisar-istrinya (namanya opo sih?) duduk diatas undakan tertinggi, dayang2, para mentri, pemain musik dll dibawahnya atau yang hanya sepasang kaisar-istrinya atau yang paling simpel boneka perempuan.

Aya yang punya darah Jepang sedikiiit (1/4), juga kecipratan dapat hina ningyo dari hiobaachan (buyut, neneknya Michio) 2 tahun lalu. Sebetulnya kami sudah menolak untuk dikirimkan boneka itu secara harganya mahal (lebih baik mentahnya aja gituuu), makan tempat (kalau apaatonya luas sih gpp kali) dan ongkos kirimnya pun pasti mahal. Tetapi karena hiobaachan termasuk orang kuno..tetep aja blio kirim hina ningyo meskipun yang paling simpel. Dan, waktu Aya masih diperut, karena aku ikut kumpulan ibu2 membuat boneka kertas, Aya juga punya hina ningyo buatanku. Ujung2nya, 2 tahun lalu kami memajang 2 hina ningyo. Tapi...sejak kami pindah ke sini, karena ga punya tempat buat majangnya, kami cuma memajang hina ningyo mungil yang aku buat khusus privat sama sensei, sedangkan boneka2 lain asyik tidur di dalam oshiire. Meskipun kami bukan orang Jepang, kadang2 kami suka ikut2an tradisi sini yang memang unik tapi kami ga percaya tahayul mereka, seperti: boneka2 itu melindungi anak2 perempuan dari roh2 jahat atau kalau ga buru-buru menyimpan boneka2 tersebut setelah tanggal 3 maka anak2 perempuan mereka akan telat nikahnya. Aneh kan? johan gitu lhoo... (jodoh ditangan Tuhan).

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 2:23 PM, | 3 comments
Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker