Hatsuyuki

Friday, February 27, 2009

Akhirnya salju mampir juga ke Kashiwa. Pagi waktu anter Aya sekolah masih malu-malu turun, maunya ditemenin sama hujan. Agak lama baru berani.. Jam 3-an ngilang lagi.. ganti hujan yang turun...dingiiiiin!!

Labels: , ,

 
Aya no mama nulis jam: 5:35 PM, | 1 comments

Ngebon

Monday, February 16, 2009
Jumat-sabtu akhirnya halaman rumah yang seuprit berwarna lagi. Ngiri deh lihat rumah tetangga berwarna warni disana sini. Tahun lalu waktu hamil besar dah kepikiran kalau musim dingin ini ga bakalan sempet tanem-tanem bunga karena ngelahirin dan ngerawat bayi, beneran aja. Taneman musim panas yang kering aja sampai ga sempat dicabutin. Untungnya umbi tulip dah tak tanem bulan Oktober, pas lagi hamil gede-gedenya. Sekarang dah mulai muncul hijau-hijaunya. Bulan April nanti mudah-mudahan mekar semua.

Seneng banget hari Sabtu lalu panas seharian. Mumpung Ryuta lagi tidur, tak ajak Aya keluar bantu-bantu nanem dan nyiram bunga. Pot gantung di pagar, lahan di bawah kotak pos dan pot bunga yang ditinggal mati blue daisy dah berwarna lagi.. Tahun ini tanam bunga Viola, Daisy, Julian, Zeranium selain Tulip dan Suisen yang udah lebih dulu ditanam. Sengaja pilih bunga yang murah meriah biar kalau ganti musim ga sedih waktu nyabutin bunganya.. Wes, biar isi pot ga penuh juga ga papa, yang penting halaman rumah ada warnanya...










Senengnya bisa ngebon lagi....

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 1:25 PM, | 0 comments

Ayana itu mirip siapa?

Friday, January 11, 2008


Ikutan iseng kayak emaknya Keiko & bundanya Aksa...

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 1:06 AM, | 3 comments

Happy B'day Mi!

Wednesday, January 09, 2008
 
Aya no mama nulis jam: 1:45 AM, | 0 comments

Delapan di 2008

Tuesday, December 11, 2007
Ceritanya, dapet lemparan peer dari Enit dari blog MP. Tapi karena katanya harus dikerjain sebelum awal tahun depan, jadi aku buru-buru ngerjain nih..

Tugasnya:

* Bikin 8 Resolusi hidup kamu untuk 2008 (WAJIB 8 - ga kurang ga lebih-)
* Sebarkan ke 8 orang, yang kamu tunjuk dan kamu anggap dia perlu perubahan, dan sebutkan alasan kamu : kenapa milih dia.
* Kamu mesti mampir ke 8 orang tersebut, untuk ngasih tau bahwa mereka dapet PR dari kamu....


Hasilnya:

1. Tambah anak. Kalau tahun ini kami sengaja menunda karena sibuk ngurus Aya sekolah dan pindahan, mudah-mudahan tahun depan diberi rejeki dititipi anak sebagai adiknya Aya.

2. Tambah rajin ibadah

3. Tambah sabar ngurus keluarga

4. Tambah rajin ngajar dan telaten ngurus Aya

5. Tambah rajin masak dengan menu yang bervariasi.

6. Pinginnya tambah kesibukan baru, biar ga keseringan lunch bareng ibu-ibu lain. Bisa, nambah hasil kerajinan tangan atau jadi part timer

7. Bisa kumpul dengan keluarga Jakarta dan Austria

8. Apa lagi ya? Semoga harapan-harapan dan keinginan diatas bisa tercapai


Selain temen-temen MP, aku juga lempar peernya ke temen-temen blogspot juga.

1. Rina (MP)

2. Vita (MP)

3. Afifi (MP)

4. Lulu (MP)

5. Maria

6. Bibip

7. Gege

8. Ninis

ayo..dikerjakan peernyaa...

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 12:26 PM, | 2 comments

Ga jadi ke Kamakukra deh

Wednesday, December 05, 2007
Kemarin pagi berdua Aya mampir ke Kan'onji, otera ga jauh dari rumah. Ternyata momiji disana lagi cantik-cantiknya dan ga begitu banyak orang yang datang berkunjung (karena masih pagi mungkin ya). Rencana jalan-jalan ke Kamakura buat lihat otera dan kouyou (autumn leaves) dibatalin ajalah...


















Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 1:38 PM, | 1 comments

Kaki dari aki

Tuesday, November 27, 2007
Kemarin siang, sepulang menjemput Aya, sambil ombu (gendong punggung), aku jalan menuju rumah. Bapak-bapak (kakek-kakek?) yang tinggal di pojokan jalan kebetulan sedang membersihkan halaman rumahnya tiba-tiba melihat kearahku, mengucapkan salam dan menawarkan buah kaki (kesemek) yang barusan dipetiknya. Jauh-jauh hari sebelum kemarin, sewaktu aku lewat rumah blio bersama Aya dan blio sedang menyapu halaman, blio memberi salam dan tersenyum padaku. Padahal, aku sama sekali ga kenal dengan bapak ini, ketemupun baru hari itu. Ramahnya blio...

Memang sih, selama musim buah kaki, aku selalu melirik ke dua rumah yang memiliki pohon kaki, rumah si bapak itu dan satu rumah lagi yang jaraknya berdekatan sambil berpikir "kok kaki dah mateng-mateng belum dipetik-petik ya, kalau di Jakarta mah dah dicolongin pasti. Untung aku ga punya bakat jadi pencuri..kalau ga, aku dah petik beberapa buah deh...". Sayang Isma, temenku yang punya pohon kaki tinggalnya di Nagano, kalau rumahnya masih dekat, dengan senang hati aku bantu panennya. Buah beli di suupa rasanya beda dengan buah petik sendiri kan..

Emang lagi rejeki mungkin ya, si bapak kemarin memetik kaki-kaki terakhir dan memberikan dua buah padaku (buat Aya sih katanya). Sampai dirumah, tak kupas satu, daging buahnya berwarna coklat mirip-mirip buah sawo, bijinya pun seperti biji sawo. Hm?? Jenis kaki lain mungkin ya? Bentuk buahnya memang rada bulat tidak seperti kaki yang banyak dijual yang segiempat.. Rasanya? maniiis..oishii!! Lebih manis dari yang dijual di suupa (yang 99yen-an itu lho, maksudnya).

Bener kan, buah suupa itu beda dengan buah petik sendiri, apalagi pemberian aka gratis. Terima kasih ya, bapak pojok rumah..gochisousamadeshita!! Wah...ga di Nozawa ga di Kashiwa, lagi asyik-asyk jalan suka ditawarin buah/sayur nih..

P.S: Tadi pagi aku bertemu blio lagi, tahun depan blio berjanji akan memberiku kaki yang lebih banyak.. aih..aih...

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:36 PM, | 1 comments

Setelah 5 tahun (plus 1 tahun)...

Monday, November 26, 2007

Tinggal di Jepun, akhirnya aku bener-bener makan sushi juga.. Bukan cuma sushi-sushian yang isinya corn atau tamagoyaki atau secuil sashimi tapi nigirizushi yang diatasnya nangkring potongan ikan putih, merah mentah itu..

Jaman kecil aku punya alergi sama yang amis-amis, sebangsa ikan, telur (kecuali telur ceplok yg digoreng garing banget), dan daging kambing. Ketahuannya ketika suatu hari kedua telapak tanganku gatal yang muncul buletan-buletan yang berisi cairan yang lama kelamaan semakin parah sampai aku ga bisa menggosok badanku dengan sabun sewaktu mandi. Sejak itu aku jadi anti sama ikan, segala jenis masakan ikan (ikan mentah apalagi), kecuali ikan yang sudah diolah seperti somay, pempek, otak-otak atau oden (ini pun baru setahun lalu sukanya). Bukannya alerginya takut kumat, tapi aku ga suka dengan amis-amisnya ikan (keluarga Jakarta juga jarang masak ikan jadi sudah ga biasa makan ikan).

Minggu lalu kumpulan ibu-ibu sekolah ngadain ranchikai (makan siang) untuk memperingati berakhirnya boshitsuuen (ibu-anak sama-sama ke sekolah) di salah satu restoran Jepang dekat sekolah. Menurut salah satu seorang ibu, tempat itu di siang hari merupakan restoran sedangkan malam hari merupakan izakaya (bar/pub Jepang), sehingga aku dan ibu-ibu lain berpikir menu yang disediakan model yakitori dan masakan Jepang rumahan. Ternyata, yang pertama kali muncul adalah sepiring aneka nigirizushi!! Sambil bertanya-tanya, "menunya cuma ini aja ya?" aku kelimpungan tengok sana sini..alhamdulillah ada menu kedua yaitu zarusoba. Akhirnya, sambil berdoa-doa mudah-mudahan sushinya enak dan mulut dan perut ga nolak dan support para ibu disekitarku (hehehe..), aku mencoba satu persatu sushi yang terhidang sambil diseling menyeruput soba. Hmm...2 ikan putih (namanya ga tahu), ikan salmon, maguro, cumi-cumi sudah masuk perut..mazukuwa naikedo, oishiitowa omowanai.. Ikura pun akhirnya tak coba meskipun mulut agak-agak menolak dan aku menyerah buat mencoba uni.

Setelah makan siang berakhir aku langsung buru-buru bertanya ke ketua Bambi kai, menu apa yang akan terhidang di acara bounenkai (pesta akhir tahun) bulan depan. Kalau ada masakan selain butaniku (daging babi) dan aneka sushi, aku akan hadir secara uang bounenkainya mahal, kalau aku ga makan apa-apa rugi dooong, apalagi aku juga ga minum kan... Acara makan Bambi kai pertama kali aku absen karena tak pikir biayanya terlalu mahal dan ternyata menunya sushi-sashimi. Kali ini karena aku sudah lapor ke ibu ketua, mereka akan minta menu khusus untukku. Tapi, kalau ada sushi terhidang, aku mau coba makan lagi ah..tresno jalaran soko kulino kan? apa alah biasa karena biasa? Kalau sering-sering mencoba pasti lama-lama terbiasa dan suka gitu..

pic: frm google

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 4:39 PM, | 2 comments

Sehari di Meguro

Wednesday, November 21, 2007
Senin kemarin aku dan Aya jalan ke Meguro. Hari itu ramalan cuaca bener-bener tepat, hari cerah 13 derajat. Meskipun Aya masih beringus dan batuk-batuk, demi lancarnya rencana aku memaksa pergi ke KBRI Tokyo.

Rencananya aku mau mendaftarkan Aya menjadi WNI, biar kalau main ke Jakarta aku ga perlu bertemu dengan petugas bagian visa dan membayar sejumlah biaya yang ditentukan. Aya kan WNI juga...

Jam 9.30 aku sudah manteng di halte bis depan rumah dan sampai di KBRI sekitar jam 11 lewat. Disana aku harus menunggu pasutri yang mengurus surat pernikahannya dan seorang ibu yang membutuhkan surat keterangan sidik jari. Mudah-mudahan aku ga perlu berurusan dengan hal-hal model begitu karena urusannya bertele-tele dan cuma bikin pusing...

Jam 12 lewat urusanku di KBRI selesai. Leganya hati... Karena masih siang, aku coba telpon bunda Faikar. Pingin istirahat ngilangin stress dari KBRI dan ngilangin kangen sama bunda dan Faikar juga. Alhamdulillah mereka berdua di rumah dan dengan senang hati menyambutku. faikar tambah ganteng dan tinggi dan ternyata jago ngebrowse youtube! Disana aku kebagian oleh-oleh Faikar dari Indonesia, kuker lebaran, kue melinjo (kuker baru nih, nanti kl pulang aku mau cari ah), kue sagu buatan kakaknya bunda dan cheese stick. Oishiiiiiiii.... Tambah kangen sama Jakarta jadinya. Setelah makan siang dan mengobrol, jam 3 aku pulang. Beruntungnya aku karena kebetulan ayahnya Faikar pulang jadi aku bisa ketemu langsung dan kenalan. Ayah Faikar, jangan lupa janjinya ya...main ke Kashiwa! Dewi dan Faikar, terima kasih dah mau diberantakin rumahnya sama Aya dan terima kasih buat topinya, hontoni tasukatta!

Sambil menggigil kedinginan kami berdua pulang. Kalau bener-bener ga penting, rasaya aku males pergi di hari dingin begitu (tapi kalau inget waktu tinggal di Nozawa, kali ini ga ada apa-apanya deh) dan cari hari lain yang agak hangat (ga mungkin ya, wong dah masuk musim dingin). Mudah-mudahan WNI Aya bisa cepat didapat sebelum kami main ke Jakarta ya. Selain ga perlu membayar visa tiap kali main ke Jakarta, aku dan papanya Aya belum menemukan keuntungan lain untuk menjadi WNI. Tapi mungkin setelah Aya menginjak 18 tahun dan harus memilih warga negara, kami harus banyak menimbang. Tapi itu masih 15 tahun lagi dan kami masih diberi 3 tahun lagi sebelum memutuskannya...

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 10:57 PM, | 1 comments

Harga bensin naik!!

Friday, November 02, 2007
Karena beberapa waktu lalu sempet shock lihat harga bensin di pom bensin depan rumah menunjukkan harga bensin regular 146 yen/lt, aku yang kelewat sering pakai mobil pun ngerasa ga enak sama suami. Siapa tau karena kelewat sering minta uang bensin, aku disuruh bayar bensin sendiri..aww..duit darimana wong pengacara (pengangguran banyak acara) begini.

Pikir-pikir, aku juga sudah lama ga jalan kaki setelah Aya berangkat sekolah. Awal-awal Aya berangkat sekolah sendiri, aku suka jalan kaki sekitar rumah, cari-cari jalan pintas sampai akhirnya mentok di Tsutaya dan pinjam DVD yoga, pilates buat ngurusin badan (niat boleh dong) dan akhirnya keenakan di rumah nonton film, gardening atau makan siang bareng ibu-ibu temen-temen sekolah Aya.

Kemarin akhirnya aku memulai rutinitas jalan kaki lagi. Pergi ke TK deket rumah terus ke Shimamura dan Uniqlo yang jaraknya ternyata 30 menit! Biasanya sih kesana naik mobil, tapi inget bensin harganya mahal, jadi males pake mobil. Tapi karena lagi banyak pikiran dan cuaca hari itu cerah, jalan kaki 30 menit itu ga kerasa ya. Apalagi sepulang dari Shimamura aku mampir ke toko roti beli roti untuk makan siang (yang ga bakal dihampiri kalo naik mobil)...

Karena harga bensin pula, aku mutusin ikut bis sekolah Aya karena ada kurasu kondankai (diskusi sensei dan ortu murid sekelas) hari ini. Biasanya aku selalu mengajak salah satu-dua orang ibu temennya Aya yang rumahnya dilewati untuk sama-sama pergi. Tapi karena hari ini aku pergi sendiri, rugi rasanya...Apalagi sewaktu bangun pagi betis ini rasanya sakiit sekali (kinnikutsuu). Untung hari ini ga perlu nyetir! Tapi sewaktu bis sekolah lewat pom bensin di deket sekolah Aya, aku jadi sedikit menyesal ga naik mobil sendiri, karena harganya cuma 135 yen/lt! Hehehe...ga bisa lihat harga murah euy!

Ada untungnya juga ya harga bensin naik, badan jadi seger (kali-kali aja bisa kurus juga), semua pikiran-pikiran juga dengan enaknya melayang-layang (kalo naik mobil bisa-bisa nabrak karena ga konsen liat jalan) dan aku juga bisa lebih memperhatikan rumah-rumah disepanjang jalan (hobinya kan mengamati rumah & taman). Terlebih, hari ini aku bisa ketemu sama temen-temennya Aya

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 10:24 PM, | 2 comments

Lebaran di Magnolia

Monday, October 15, 2007
Tahun kelima hidup di Jepang, aku kayaknya dah sama sekali ga ngerasain hawa-hawa ramadan-idul fitri. Seperti biasa, sendirian menyeruput nikmatnya teh manis hangat sewaktu berbuka, sibuk bikin cemilan, sahur sambil nonton TV yang ga jelas..kasian deh. Tahun ini aku bener-bener males menyambut lebaran, yang paling ditunggu-tunggu cuma telpon ke rumah Jakarta buat sungkeman sama bapak-ibu-kakak-adik.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, lebaran kemarin aku ga ikutan sholat Ied di mana-mana. Setelah pindah ke Kashiwa, sebetulnya pingin banget ikutan sholat Ied di SRIT atau ikutan halal bihalal di KBRI, tapi inget jarak, Aya dan cerita tentang sholat ied & halal bihalal tahun lalu di blog temen, aku jadi urung kesana. Pingin juga sholat di Nishi Chiba, ikut pasutri Lando-Riela tapi ternyata papanya Aya ada acara jadi Aya ga bisa dititipin dan Lando-Riela pun ternyata ga bisa sholat disana..

Kuker nastar dan kastengel yang biasa aku bikin selama bulan puasa juga ga terhidang di rumah. Inget tiap bulan puasa timbanganku pasti naik banyak karena setiap malem pasti aku ngemil kue-kue itu :-( dan beberapa waktu yang lalu aku dapat rejeki pesanan kue nastar dari temen, jadi ceritanya aku bosen bikin kuker.. Tapi, biar ga ada kuker, brownie, bakwan dkk jadi cemilanku selama bulan puasa. Timbangan naik? of course!!

Masakan langganan lebaran: lontong plastik, opor ayam, sambel goreng kentang-printil daging juga hampir ga aku buat. Kayaknya buang waktu dan tenaga buat masak karena yang makan paling cuma aku karena papanya Aya ga suka sama masakan bersantan Indonesia. Tapi, kuker juga ga bikin, masa lontong dkk juga mau ga dibikin? tambah ga ada hawa lebaran dong. Akhirnya jam 8 malem aku sepedaan beli kentang di suupa deket rumah, dan mulai masak jam 9 setelah Aya tidur. Jam 11.30, lontong plastik, opor ayam dan sambel goreng kentang-printil siap dimakan esok hari.. Cihui! Jadi juga aku lebaran!

Kalau inget puasa-lebaran jaman dulu, jadi pingin ngerasain lebaran di rumah Jakarta lagi. Tarawih bareng-bareng tetangga, sahur dibangunin ibu, kadang-kadang saking tambengnya aku suka dibangunin pake cipratan air bbrrr..., nonton TV acara sahur selama nunggu sholat subuh, bikin kuker bareng Dian & Eno, adikku, bukber bareng temen-temen, kirim kartu lebaran ke temen-temen, makan masakan lebaran buatan ibu dan bibi, silahturami ke rumah eyang-mbah atau ke rumah pakde-bude.. Oh kangennya aku sama hidup di Jakarta.. ihiks..ihiks..hua..hua...

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 11:48 AM, | 1 comments

Selamat Lebaran!

Thursday, October 11, 2007
Teman-teman semua,


ImageChef.com - Custom comment codes for MySpace, Hi5, Friendster and more


Michio, Niken & Ayana

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 10:21 PM, | 0 comments

Tamu jauh

Monday, October 08, 2007
Acara ketemuan dengan Herny sekeluarga ga cuma sampai di Disney aja. Esok harinya mereka berencana mau main ke rumah dan bermalam. Senangnyaaaa... Tahun lalu aku dan Aya pernah main dan nginep 2 malam di rumah Nuri kun, kali ini gantian mereka yang main ke rumah dan bermalam. Senang banget waktu Herny kasih tau kalau papanya Nuri membolehkan mereka menginap dirumahku.

Siang hari mereka sampai ke rumah. Ngobrol sana sini di ruang TV sambil ketawa ketiwi lihat tingkah Nuri kun yang sambil gendong boneka Owl, temen Pooh san bergaya 'sonnano kankei nai! sonnano kankei nai!', salah satu pelawak Jepang yang lagi naik daun atau liat gaya Aya diajarin nyanyi sama tante Herny sementara Nuri kun pules di sofa.. Sore harinya kami pergi ke Aeon town Kashiwa buat cuci mata sekalian belanja buat makan malam. Rencananya aku mau buat pizza tuna dan spagheti..Ketahuan deh kalau aku ga bisa/pinter masak hehehe, mana sewaktu masak Herny juga bantu masak spageti sementara aku giles-giles kulit pizza, bantu cuci piring juga. Tamu kok ikutan terjun ke dapur??

Esok pagi jam 9 pagi mereka sudah berangkat menuju Iida. Sedih juga karena belum puas ngobrol dan belum hilang kangennya. Tahun depan kalau dikasih rejeki dan kesehatan, papanya Nuri katanya mau ajak Herny dan Nuri kun main lagi ke Disney, mudah-mudahan tahun depan kita bisa ketemuan lagi ya. Terima kasih buat Kato fam sudah mau main ke rumah dan maaf kalau pelayanan selama di Magnolia kurang memuaskan, apalagi aku lupa beli Gindaco, takoyaki kesukaan papanya Nuri sewaktu jalan-jalan ke Aeon..

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 7:08 PM, | 0 comments

Bersih kembali!!

Sunday, September 30, 2007
Bukan sulap bukan sihir (kayak tukang obat aja), dinding kamar Aya yang dicoret-coret krayon bisa bersih kembali hanya dengan penghapus pensil dan sponge!

Norak ya? Tapi dua hari lalu aku girang banget waktu tahu dinding kamar Aya bisa bersih kembali dan takjub banget kalau cara bersihinnya cuma pakai penghapus pensil atau sponge, padahal aku dah nyoba pakai sponge cuci piring+sabun lembut (yang jadinya malah wallpapernya mengelupas) dan ikut cara di google: kertas ditaruh diatas coretan kemudian disetrika biar minyak krayonnya diserap kertas (yang ada warna krayonnya malah meleber).

Hari Jumat sepulang ensoku, pegawai pengembang rumah datang buat ngeliat keadaan dinding Aya setelah beberapa waktu lalu aku ketemu blio dan cerita soal dinding. Sampai di kamar Aya, si bapak meminjam penghapus pensil kemudian mulai menghapus coretan Aya pelan-pelan. Hasilnya? coretan Aya hilang... Aku sampai terkagum-kagum ngeliatnya. Penghapus pensil gitu lho!!! yang disetiap rumah ada!! Kemudian blio ngeluarin sponge khusus, mirip seperti sponge cuci piring hanya lubang rongganya lebih kecil. Tertulis di bungkusnya kalau sponge ini khusus untuk bath tub, untuk membersihkan air mandi yang sering menempel di bath tub atau di baskom mandi tanpa perlu ditambah pembersih lain. Sponge itu kemudian dibasahi dan diusap pelan-pelan ke tembok. Hasilnya lebih bersih dibandingkan penghapus pensil dan lebih cepat hilang (meskipun ga 100% bersih ya). Waaah..si bapak pegawai itu bener-bener jenius deh!! Arigatou..kansha..kansha! Ternyata si bapak itu juga punya anak 3 tahun, jadi blio ngerti soal 'kreatifitas' anak kecil hihihi.. Tapi, meskipun dah tahu cara membersihkan coretan krayon di dinding, bukan berarti si Aya dibolehin menyalurkan kreatifitasnya disana lho! No way!!

Buat yang punya dinding ber-wallpaper 'kecelakaan' kayak aku gini, bisa dicoba lho. Buat yang sudah tahu, kenapa ga kasih tahu daku?? ^-^

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:13 PM, | 1 comments

Green thumb

Tuesday, September 25, 2007

Mungkin karena bapak-ibuku hobi berkebun, dan aku dah terbiasa ngeliat halaman penuh hijau-hijau dan warna warni bunga, aku jadi ketularan suka nanem-nanem. Seingetku ada jam pelajaran IPA yang mengharuskan kami membuat percobaan menanam biji-bijian di dalam kamar dan diluar rumah. Liat biji-biji itu bertumbuh, mulai deh aku iseng nanem bawang merah, kunyit dan segala bumbu dapur di kotak plastik.

Jaman di Nozawapun sama kejadiannya, tanam tomat dan bunga matahari kesukaan di beranda lantai 4 apato. Kami ga perlu belanja tomat buat salad untuk beberapa lama dan beranda lantai 4 pun jadi sumringah karena mekarnya bunga matahari.

Disini, aku suka lirak lirik halaman rumah tetangga yang dipenuhi dengan bunga dan tanaman hias. Kebayang dong kalau halaman rumah juga penuh dengan warna warni.. Tapi setiap main ke home center atau ke toko bunga, aku pasti mendadak pusing dan selalu pulang dengan tangan kosong.. Ga seperti di Indonesia yang sepanjang tahunnya panas, disini karena ada 4 musim, bunga-bunga dan tanamanpun tumbuh mengikuti musimnya. Ada yang cuma hidup 1 musim, ada yang ga kuat dingin, ada yang kuat sepanjang tahun, namanya juga macem-macem pula. Pusinggg...ujung-ujungnya aku masuk perpustakaan, ngubek-ngubek bagian gardening dan meminjam buku-buku tentang berkebun. Berhasil belanja tanaman? Ga juga...aku jadi keasyikan lihat-lihat foto-foto tanaman dan halaman indah yang termuat di buku dan karena terlalu banyak referensi, aku malah tambah bingung milih tanaman.. Kadang tanaman yang dipingin ga ada di home center atau di toko bunga, ada pula yang harganya terasa mahal. Sayang kan buat pemula kayak aku beli tanaman mahal-mahal. Inget di Jakarta, kalau mau tanaman hias tinggal minta tetangga atau sodara aja, nanti dikasih deh cangkokan, stek-annya, bibit atau bijinya. Kalau mati tinggal minta lagi. Huaaa.... Jadi pingin cepet-cepet pulang ke Jakarta minta tanaman2nya bapak (lolos karantina airport ga ya?).

Pingin juga nanem bumbu dapur Indonesia kayak bawang merah, serai, laos dkk di pot panjang, selain herb kayak basil, oregano. Tapi, papanya Aya ga hobi makan masakan Indonesia dan emangnya mereka bisa tumbuh di musim dingin? Tuh kan...belum-belum dah kepikiran soal suhu udara..kapan nanemnya dan kapan halaman rumah bisa cantik kayak rumah tetangga??



image: http://www.inmagine.com

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 1:34 PM, | 2 comments

Kumpul-kumpul warga Magnolia

Thursday, September 20, 2007

Tanggal 17, Senin kemarin, developer perumahan Magnolia ngadain acara kumpul-kumpul buat ngakhirin penjualan rumah (meskipun masih ada 2 rumah yang belum terjual). Acara BBQ diadakan di tanah kosong persis di depan rumah jam 5 sore . Senin itu pun kebetulan merupakan hari libur.

Sewaktu bangun tidur siang jam 5 hari Senin, aku denger suara rame-rame dari depan rumah. Begitu tak intip, ternyata warga dah asyik duduk di tikar biru dan anak-anak juga sudah berseliweran didepan rumah. Baru ngeh kalau hari itu tanggal 17, hari kumpul-kumpul, bukan hari Minggu seperti pikiranku (ibu RT, udah ga inget tanggal dan hari). Setelah berbuka, aku dan Aya keluar rumah untuk bergabung dengan warga lainnya. Ternyata kami semua dijamu oleh bapak-ibu yang bekerja di pengembang rumah. Kami tinggal duduk mengobrol dan memesan makanan: sate ayam, mie goreng, jagung bakar, yakiniku atau minuman sementara mereka sibuk memasak-membakar di 4 kompor BBQ.

Karena kami jarang bertemu, acara ini juga jadi ajang perkenalan. Aku jadi tahu orang tua anak-anak yang sering main sepeda muter-muter perumahan, atau dapat kesempatan ngobrol dengan penghuni rumah di pojokan yang jarang keluar rumah. Tapi, karena aku ga bisa/mau hafal nama-nama mereka, aku cuma inget rumah tempat tinggal mereka dan nama anak-anak mereka. Tapi..biasa kan, kalau disini semua ibu-ibu manggil dengan 'Ayachan no mama' atau 'Meichan no mama' .

Setelah acara BBQ berakhir, tak lupa kami mengumpulkan sampah-sampah dan membersihkan tempat acara sambil membawa pulang makanan-makanan dan cemilan yang tersisa (ibu-ibu dimana-mana sammmaa aja!). Pokoknya, tikar biru kembali bersih seperti sedia kala.. Meskipun bapak-ibu developer sudah kembali ke kantor pemasaran, kami masih asyik ngobrol-ngobrol di depan rumah sampai jam 9. Karena jam 9 sudah waktunya Aya tidur, aku langsung pamit buat ngelonin Aya. Beberapa warga malah asyik ngobrol sampai larut karena anak-anaknya libur esok hari karena ada pergantian hari libur.

Mudah-mudahan acara kayak gini sering diadain ya, seru banget kan semua warga kumpul saling bersilahturahmi, dan mudah-mudahan pula tanah kosong didepan rumah ga dibangun biar kami bisa kumpul-kumpul disana...



Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 11:54 AM, | 1 comments

Bye bye wakaba ma-ku!

Thursday, August 30, 2007
Mulai kemarin magnet wakaba ma-ku aka shoshinsha ma-ku aka beginner mark sudah bisa dilepas dari badan Marino kun. Yup, mulai hari ini aku jadi ichininmae, sudah dianggap seperti para pengemudi mobil lain bukan piyik (anak ayam) lagi yang suka dianggap belum jago nyetir. Hip hip Huraaa!! Ga terasa sudah setahun aku jadi supirnya Aya nih..

Masih ingat gimana capeknya belajar sampai pagi buta sewaktu hari ujian tiba (sistem SKS sih) dan susahnya soal-soal ujiannya. Tapi asli, kui nashi, sama sekali ga nyesel harus belajar siang malem buat dapetin SIM ini meskipun punya SIM Indonesia juga (SIM nembak siih)..

Karena para pengemudi mobil disini termasuk sopan, baik hati, dan tidak sombong (apaan sih?), dan jalanannya pun kebanyakan hanya 1-2 jalur, ga perlu takut deh kalau nyetir, ga kayak di Jakarta, yang orangnya suka seradak seruduk, belum lagi para pengguna motor yang merasa punya jalan. Sayangnya, aku ga bakalan berani nyetir mobil di jalan Jakarta lagi.. Bisa2 aku ga jalan-jalan karena orang-orang disana jarang yang punya toleransi memberikan jalan buat pengmudi lain. Buat keluar ke jalan raya, bisa-bisa tunggu 10 menit kali hehehe...

Untuk tahun pertama kemarin cukup dengan muter-muter sekitar Kashiwa. Tahun kedua pinginnya jalan-jalan agak jauh. Kalau berani sih lewatin jalan tol Tokyo yang njelimet (tanpa navi lho). Hiyaa...ga mau kalah sama papanya Aya nih.

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 9:40 AM, | 4 comments
Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker