Kaki dari aki
Tuesday, November 27, 2007
Memang sih, selama musim buah kaki, aku selalu melirik ke dua rumah yang memiliki pohon kaki, rumah si bapak itu dan satu rumah lagi yang jaraknya berdekatan sambil berpikir "kok kaki dah mateng-mateng belum dipetik-petik ya, kalau di Jakarta mah dah dicolongin pasti. Untung aku ga punya bakat jadi pencuri..kalau ga, aku dah petik beberapa buah deh...". Sayang Isma, temenku yang punya pohon kaki tinggalnya di Nagano, kalau rumahnya masih dekat, dengan senang hati aku bantu panennya. Buah beli di suupa rasanya beda dengan buah petik sendiri kan..
Emang lagi rejeki mungkin ya, si bapak kemarin memetik kaki-kaki terakhir dan memberikan dua buah padaku (buat Aya sih katanya). Sampai dirumah, tak kupas satu, daging buahnya berwarna coklat mirip-mirip buah sawo, bijinya pun seperti biji sawo. Hm?? Jenis kaki lain mungkin ya? Bentuk buahnya memang rada bulat tidak seperti kaki yang banyak dijual yang segiempat.. Rasanya? maniiis..oishii!! Lebih manis dari yang dijual di suupa (yang 99yen-an itu lho, maksudnya).
Bener kan, buah suupa itu beda dengan buah petik sendiri, apalagi pemberian aka gratis. Terima kasih ya, bapak pojok rumah..gochisousamadeshita!! Wah...ga di Nozawa ga di Kashiwa, lagi asyik-asyk jalan suka ditawarin buah/sayur nih..
P.S: Tadi pagi aku bertemu blio lagi, tahun depan blio berjanji akan memberiku kaki yang lebih banyak.. aih..aih...
Labels: Just for fun, sehari-hari
1 Comments:
back home
Post a Commentoo gitu ya rasanya? gw blm pernah mkn nik hihi...


