Ngebon

Monday, February 16, 2009
Jumat-sabtu akhirnya halaman rumah yang seuprit berwarna lagi. Ngiri deh lihat rumah tetangga berwarna warni disana sini. Tahun lalu waktu hamil besar dah kepikiran kalau musim dingin ini ga bakalan sempet tanem-tanem bunga karena ngelahirin dan ngerawat bayi, beneran aja. Taneman musim panas yang kering aja sampai ga sempat dicabutin. Untungnya umbi tulip dah tak tanem bulan Oktober, pas lagi hamil gede-gedenya. Sekarang dah mulai muncul hijau-hijaunya. Bulan April nanti mudah-mudahan mekar semua.

Seneng banget hari Sabtu lalu panas seharian. Mumpung Ryuta lagi tidur, tak ajak Aya keluar bantu-bantu nanem dan nyiram bunga. Pot gantung di pagar, lahan di bawah kotak pos dan pot bunga yang ditinggal mati blue daisy dah berwarna lagi.. Tahun ini tanam bunga Viola, Daisy, Julian, Zeranium selain Tulip dan Suisen yang udah lebih dulu ditanam. Sengaja pilih bunga yang murah meriah biar kalau ganti musim ga sedih waktu nyabutin bunganya.. Wes, biar isi pot ga penuh juga ga papa, yang penting halaman rumah ada warnanya...










Senengnya bisa ngebon lagi....

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 1:25 PM, | 0 comments

Hiiiiiii!! (Ulet lagi ulet lagi)

Friday, June 06, 2008
Kenapa sih harus ada makhluk bumi yang namanya ulet??? Ga cuma ulet kecil, ulet ijo atau ulet bulu, pokoknya yang namanya ulet, wuaaah...bikin merinding deh.

Setiap mengantar jemput Aya, sambil berjalan mataku ga bisa lepas dari tanaman-tanaman yang berada disepanjang jalan. Ga cuma menikmati warna-warna bunga atau membayangkan berapa bulan lagi bunga-bunga buah kaki menjadi buah dan siap dipetik (kali-kali aja dibagi lagi) tapi aku juga suka memperhatikan daun-daunnya khususnya yang bentuknya agak-agak ajaib. Siapa tau ada ulet menempel disana..hiiiiii. Beberapa hari yang lalu, seperti biasa lihat-lihat tanamannya ojisan yang dulu memberi kaki, tiba-tiba mataku terpaku pada beberapa daun yang berwarna abu-abu dan berbulu.. Aneh... Ternyata setelah diperhatikan, daun itu penuh dengan ulet bulu abu-abu!!! Kaburrrrrrrrr.........

Untuk tanaman dalam pot, aku suka memperhatikan sekeliling pot. Biasanya kalau ada bulet-bulet kecil seperti tanah berserakan didekat pot, jelas bukan karena cekeran ayam, tapi ada ulet yang lagi maimpir di tanaman itu. Seperti tadi pagi, tak lihat ada beberapa butir gumpalan hitam kecil seperti tanah di tangga dibawah pot ivy. Sempet heran karena tanaman itu ditaruh dijendela yang tinggi, ga mungkin terjamah Aya. Baru inget, jangan-jangan... Bener, ada satu ulet hijau 3cm-an sedang asyik jalan-jalan ditangkai ivy-ku!! Huaaa....sambil merinding buru-buru aku buang ke halaman. Lebih baik disingkirkan sendiri daripada minta tolong Michio, yang ada nanti dia malah jejelin uletnya ke aku buat nakut-nakutin. Hiiiiiii!!! Tapi aku jadi agak trauma kalau lewat tangga itu, siapa tau ada ulet lain...

Tanaman-tanaman diluar pun sedikit agak terbengkalai semenjak aku ketemu beberapa ulet sewaktu mencabuti umbi-umbi bunga tulip.. Sementara ini biar deh bunga-bunga lain puas bermekaran daripada aku harus berhadapan dengan ulet-ulet. Nanti kalau tanamannya sudah mulai mulai merimbun, siapkan hati buat ketemu mereka. Huaaaaa......

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:42 PM, | 0 comments

Tamu jauh

Monday, October 08, 2007
Acara ketemuan dengan Herny sekeluarga ga cuma sampai di Disney aja. Esok harinya mereka berencana mau main ke rumah dan bermalam. Senangnyaaaa... Tahun lalu aku dan Aya pernah main dan nginep 2 malam di rumah Nuri kun, kali ini gantian mereka yang main ke rumah dan bermalam. Senang banget waktu Herny kasih tau kalau papanya Nuri membolehkan mereka menginap dirumahku.

Siang hari mereka sampai ke rumah. Ngobrol sana sini di ruang TV sambil ketawa ketiwi lihat tingkah Nuri kun yang sambil gendong boneka Owl, temen Pooh san bergaya 'sonnano kankei nai! sonnano kankei nai!', salah satu pelawak Jepang yang lagi naik daun atau liat gaya Aya diajarin nyanyi sama tante Herny sementara Nuri kun pules di sofa.. Sore harinya kami pergi ke Aeon town Kashiwa buat cuci mata sekalian belanja buat makan malam. Rencananya aku mau buat pizza tuna dan spagheti..Ketahuan deh kalau aku ga bisa/pinter masak hehehe, mana sewaktu masak Herny juga bantu masak spageti sementara aku giles-giles kulit pizza, bantu cuci piring juga. Tamu kok ikutan terjun ke dapur??

Esok pagi jam 9 pagi mereka sudah berangkat menuju Iida. Sedih juga karena belum puas ngobrol dan belum hilang kangennya. Tahun depan kalau dikasih rejeki dan kesehatan, papanya Nuri katanya mau ajak Herny dan Nuri kun main lagi ke Disney, mudah-mudahan tahun depan kita bisa ketemuan lagi ya. Terima kasih buat Kato fam sudah mau main ke rumah dan maaf kalau pelayanan selama di Magnolia kurang memuaskan, apalagi aku lupa beli Gindaco, takoyaki kesukaan papanya Nuri sewaktu jalan-jalan ke Aeon..

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 7:08 PM, | 0 comments

Bersih kembali!!

Sunday, September 30, 2007
Bukan sulap bukan sihir (kayak tukang obat aja), dinding kamar Aya yang dicoret-coret krayon bisa bersih kembali hanya dengan penghapus pensil dan sponge!

Norak ya? Tapi dua hari lalu aku girang banget waktu tahu dinding kamar Aya bisa bersih kembali dan takjub banget kalau cara bersihinnya cuma pakai penghapus pensil atau sponge, padahal aku dah nyoba pakai sponge cuci piring+sabun lembut (yang jadinya malah wallpapernya mengelupas) dan ikut cara di google: kertas ditaruh diatas coretan kemudian disetrika biar minyak krayonnya diserap kertas (yang ada warna krayonnya malah meleber).

Hari Jumat sepulang ensoku, pegawai pengembang rumah datang buat ngeliat keadaan dinding Aya setelah beberapa waktu lalu aku ketemu blio dan cerita soal dinding. Sampai di kamar Aya, si bapak meminjam penghapus pensil kemudian mulai menghapus coretan Aya pelan-pelan. Hasilnya? coretan Aya hilang... Aku sampai terkagum-kagum ngeliatnya. Penghapus pensil gitu lho!!! yang disetiap rumah ada!! Kemudian blio ngeluarin sponge khusus, mirip seperti sponge cuci piring hanya lubang rongganya lebih kecil. Tertulis di bungkusnya kalau sponge ini khusus untuk bath tub, untuk membersihkan air mandi yang sering menempel di bath tub atau di baskom mandi tanpa perlu ditambah pembersih lain. Sponge itu kemudian dibasahi dan diusap pelan-pelan ke tembok. Hasilnya lebih bersih dibandingkan penghapus pensil dan lebih cepat hilang (meskipun ga 100% bersih ya). Waaah..si bapak pegawai itu bener-bener jenius deh!! Arigatou..kansha..kansha! Ternyata si bapak itu juga punya anak 3 tahun, jadi blio ngerti soal 'kreatifitas' anak kecil hihihi.. Tapi, meskipun dah tahu cara membersihkan coretan krayon di dinding, bukan berarti si Aya dibolehin menyalurkan kreatifitasnya disana lho! No way!!

Buat yang punya dinding ber-wallpaper 'kecelakaan' kayak aku gini, bisa dicoba lho. Buat yang sudah tahu, kenapa ga kasih tahu daku?? ^-^

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 2:13 PM, | 1 comments

Kumpul-kumpul warga Magnolia

Thursday, September 20, 2007

Tanggal 17, Senin kemarin, developer perumahan Magnolia ngadain acara kumpul-kumpul buat ngakhirin penjualan rumah (meskipun masih ada 2 rumah yang belum terjual). Acara BBQ diadakan di tanah kosong persis di depan rumah jam 5 sore . Senin itu pun kebetulan merupakan hari libur.

Sewaktu bangun tidur siang jam 5 hari Senin, aku denger suara rame-rame dari depan rumah. Begitu tak intip, ternyata warga dah asyik duduk di tikar biru dan anak-anak juga sudah berseliweran didepan rumah. Baru ngeh kalau hari itu tanggal 17, hari kumpul-kumpul, bukan hari Minggu seperti pikiranku (ibu RT, udah ga inget tanggal dan hari). Setelah berbuka, aku dan Aya keluar rumah untuk bergabung dengan warga lainnya. Ternyata kami semua dijamu oleh bapak-ibu yang bekerja di pengembang rumah. Kami tinggal duduk mengobrol dan memesan makanan: sate ayam, mie goreng, jagung bakar, yakiniku atau minuman sementara mereka sibuk memasak-membakar di 4 kompor BBQ.

Karena kami jarang bertemu, acara ini juga jadi ajang perkenalan. Aku jadi tahu orang tua anak-anak yang sering main sepeda muter-muter perumahan, atau dapat kesempatan ngobrol dengan penghuni rumah di pojokan yang jarang keluar rumah. Tapi, karena aku ga bisa/mau hafal nama-nama mereka, aku cuma inget rumah tempat tinggal mereka dan nama anak-anak mereka. Tapi..biasa kan, kalau disini semua ibu-ibu manggil dengan 'Ayachan no mama' atau 'Meichan no mama' .

Setelah acara BBQ berakhir, tak lupa kami mengumpulkan sampah-sampah dan membersihkan tempat acara sambil membawa pulang makanan-makanan dan cemilan yang tersisa (ibu-ibu dimana-mana sammmaa aja!). Pokoknya, tikar biru kembali bersih seperti sedia kala.. Meskipun bapak-ibu developer sudah kembali ke kantor pemasaran, kami masih asyik ngobrol-ngobrol di depan rumah sampai jam 9. Karena jam 9 sudah waktunya Aya tidur, aku langsung pamit buat ngelonin Aya. Beberapa warga malah asyik ngobrol sampai larut karena anak-anaknya libur esok hari karena ada pergantian hari libur.

Mudah-mudahan acara kayak gini sering diadain ya, seru banget kan semua warga kumpul saling bersilahturahmi, dan mudah-mudahan pula tanah kosong didepan rumah ga dibangun biar kami bisa kumpul-kumpul disana...



Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 11:54 AM, | 1 comments

Beli rumah

Monday, August 06, 2007
Bulan lalu aku dan 2 orang mamanya temen Aya bertemu untuk makan siang bareng di Aeon. Ceritanya, kami bertiga ini para jomblo yang ditinggal sekolah anak tercinta (masih)satu2nya yang sedang (masih) kebingungan karena mendadak jomblo. Mama lain? mereka masih punya kesibukan nemenin anaknya yang lebih tua liburan musim panas, jadi mereka ga bisa ikutan kali ini. Tapi mulai bulan September, mereka bakal mendadak jomblo juga seperti kami bertiga dan bakal ikutan makan siang bareng. Horee!!

Eniwei, dalam acara siang itu kamis asyik ngobrol sana sini, soal anak2, tunjangan mereka, para sensei sampai soal binatang piaraan dan rumah. Tiba2 Sou chan mama membuka rahasia soal kepindahanku ke rumah baru,
SM (Souchan mama): "Aya chan mama kan pindah ke rumah baru ya"
A (aku) : "Iya.."
KM (Kazukun mama): "Oh ya? Sudah berapa kali lihat2 rumah sebelumnya?"
A: "Cuma sekali"
KM: "Hah?? Kok bisa, saya aja lihat2 berpuluh2 rumah sebelum beli rumah yang sekarang lho!" "Taihendatta (capek & repot lho) " sambil tertawa
SM: "Heee??" (gantian takjub) "Beli rumah cuma sekali lihat? Padahal minggu lalu kita kan ketemuan di D2 (homecenter), saya sempet lihat Aya chan papa & mama serius banget milih2 tempat sampah. Jadi beli rumah lebih gampang daripada beli tempat sampah??!"
A: sambil nyengir kuda "Iya lho.., soalnya rumahnya deket dari stasiun" (padahal ya jauh juga..)
Mereka cuma geleng2 kepala sambil menatapku.

Hmm..kalau dipikir2, emang kami (aku) ini rada2 juga waktu mutusin membeli rumah ini. Ga lihat2 tempat lain yang mungkin lebih bagus, lebih dekat dari stasiun atau lebih besar. Tapi kami yakin kalau rumah yang sekarang cocok dan pantas (ya harga, ya lokasi) buat kami dan mudah2an rumah kami nyaman & ngerejekeni (memberi rejeki) buat kami sekeluarga. Namanya jodoh kali ya.. Tapi emang sih, beli baju yang harganya cuma 1000yen aja aku suka lamaaa banget mutusin, malah kadang ga jadi beli. Lha ini kok kayak beli barang di 100yen shop, yang kalo rusak ya ga diseselin.. ^-^

Labels: ,

 
Aya no mama nulis jam: 4:53 PM, | 4 comments

Open House

Monday, July 16, 2007
Papanya Aya nih kelihatannya ga suka ember soal keluarga, tapi waktu pindah rumah ternyata dia cerita2 ke bos (pasti ya?) dan ke murid2 bhs Jermannya. Emang sih, pasangan suami-istri (namanya lupa euy!)ini sudah lama banget jadi murid Michio dan kelihatannya dekat dengan Michio (kalau denger2 cerita dari Michio) jadi ga heran juga kalau mereka nantangin (sambil becandalah) makan siang rame2 di rumah baru kami.

Setelah lihat2 kalender, mereka mutusin akan berkunjung ke rumah hari Sabtu kemarin, setelah selesai belajar jerman (sekitar jam 2.30-an). Yang datang pasutri diatas dan seorang karyawan kantornya yang juga murid Michio. Sayang oh sayang, kemarin harinya perpus mainan. Karena sudah lama ga kesana karena tempatnya yang suka berpindah-pindah (kalau tahu pergi, kalau engga males) kemarin aku mutusin pergi kesana karena tempatnya lagi di sebelah walikota. Sebetulnya, aku males juga ketemu dengan murid2 Michio, secara mereka kenal melalui hubungan kerja, jadi tak pikir istri mah ga usah kenal2 amat. Jadi, meskipun hujan mengguyur Kashiwa seharian dan mobil dipake Michio buat ngajar, aku tetep keukeuh pergi hari itu.

Meskipun ga ikutan makan bareng, aku sudah nyiapin menu makanan untuk Sabtu itu. Apa aja? Yaah...apalagi kalau bukan soto ayam, rendang (bumbu I******d, yang praktis dong), sate ayam, kerupuk udang dan koktail buah. Pingin coba bikin masakan Austria malah ditolak Michio karena ga mau aku tambah repot (alhamdulillah hihihi). Beres2 meja makan, makein Aya jas hujan baru cabut ke halte bis. Kapan lagi Aya jalan2 hujan2an kalau ga 'terpaksa' kayak gini?

Pulang jam 5 mereka masih asyik ngobrol2 sambil lihat2 foto album kami. Oh oh..pantesan Michio merasa akrab dengan mereka, mereka semua ramah2 dan enak diajak bercanda sih. Aya yang awalnya malu2 juga teriak2 nangis begitu mereka pulang diantar Michio.

Keluarga Faikar juga rencananya mau main ke rumah, tapi sayang karena hujan (taifuu) mereka ga jadi kesini. Huhuhu...ayo jadwal ulang lagi acara main ke Kashiwanya, ayah Faikar
!

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 12:30 AM, | 2 comments

Buah Nostalgia di Magnolia

Wednesday, July 11, 2007
Halaman rumah kami sih ga seberapa luas bila dibandingkan sama halaman rumahku di Jakarta yang juga ga seberapa luas. Michio yang mengakui sebagai orang yang membeli rumah ini mutusin secara sepihak kalau halaman rumah Magnolia harus ditanami tanaman sesuai keinginannya. Apa aja? Phoenix di pojok depan, pohon entah apa namanya disudut halaman, rumput dan rumput dan rumput. Alasannya biar Ayana bisa bebas main-main di halaman tanpa terganggu tanaman2. Tanaman selain tanaman yang disebut diatas bakal dicabut tanpa seizin yang nanem tapi dia bakal nanem taneman yang dia suka tanpa persetujuan aku. Bete kan??

Tapi biar aja deh selama tanaman yang dia tanam ga merusak pemandangan dan kebetulan tanaman yang dia tanam menghasilkan.

Disebelah pohon entah apa namanya, dia tanam 2 pohon jenis berry, lupa namanya apa (kalau disini namanya kiichigo). Kedua tanaman itu mengingatkan dia sama Austria, jaman kecil dia suka ambil buah-buahan itu kalau lagi jalan-jalan di hutan dekat villa. Aku juga sempet coba buah kiichigo itu waktu honeymoon kesana.. jadi ceritanya buah nostalgia. Di sebelah berry2 itu dia tanam passion fruit (markisa), buah kesukaannya kalau main ke Jakarta. Jadi buah nostalgia lagi.. Kebetulan buah-buah ini sebentar lagi matang, bahkan buah berry dah dipanen Aya beberapa minggu lalu dan 1 markisa dah dicoba tadi sore. Rasanya? Nostalgia deeeh..

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 11:25 PM, | 3 comments

Cita-cita papa Mi

Tuesday, June 12, 2007
Pasti ini gara-gara jaman muda papanya Aya sering diajak jalan-jalan sama papanya ke Asia Tenggara (baca: Thailand). Main-main ke pantai, berjemur dibawah pohon kelapa. Jadinya, dia suka banget sama pohon kelapa dan punya cita-cita kalau punya rumah sendiri mau tanem pohon kelapa di halaman rumahnya! Gubrak ga sih? Mana mungkin pohon kelapa hidup di Chiba?

Tadinya dia ngelirik tunas kelapa yang dijual di home center atau di IKEA, tapi setelah tak bilangin kalau tunas kelapa biasanya di taruh di dalam rumah, dia pun menyerah. Diem-diem Michio cari info soal pohon kelapa dan sejenisnya, pohon apa yang bisa bertahan hidup di luar sampai 0 derajat (musim dingin). Niat banget deh. Akhirnya, dia mutusin beli pohon Phoenix, itu juga tak paksa karena pohonnya tinggal 3 dan takut keburu dibeli orang..

Hari Minggu kemarin setelah hujan lebat mengguyur Kashiwa, mulai deh dia nyangkul-nyangkul, kegiatan yang seumur hidup belum pernah dia lakuin (seumur hidup tinggal di apato kan, main ke vila juga ga pernah bantu ortunya nyabutin rumput..). Raut mukanya beda banget euy setelah selesai nanem Phoenix (kalau aku minta macem2 bisa2 langsung dikasih kali, saking hepinya). Ga lupa berkoar-koar kalo orang-orang yang lewat pasti bakal nganggumin tanemannya. Geer banget ga sih!?

Tapi, emang bener...2 hari ini aku juga asyik tanem ulang pohon tsutsuji di pinggir tembok dan setiap tetangga lewat, pasti langsung komentar soal pohon itu (tapi ga tau juga kalau cuma basa basi yah). Hari ini aku juga kenal dengan 1 tetangga lagi berkat si Phoenix dan dapet rejeki pertama: kentang hasil kebun ortu si tetangga hehe. Alhamdulillah... Ternyata ga cuma Aya (baca: anak) yang jadi 'alat' berkenalan tapi taneman juga ya..

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 10:14 PM, | 2 comments
Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker