Heart Attack
Monday, April 24, 2006
"Missi, jangan kaget ya. Otousan kena serangan jantung ringan waktu habis nganter okaasan ke airport".
Milena, adik ipar telpon dari Austria Jumat malam. Michio kebetulan yang terima. Aku yang lagi tumis menumis jadi ga konsen ngira2 telpon mengenai apa. Michio cuma bilang "okaasan", "Sekarang keadaannya gimana", dan kebanyakan "hmmmm....." yang bikin tambah penasaran. Ceritanya, bapak mertuaku, Kris, sedang minum kopi di kafe setelah nganter ibu mertua ke airport. Tiba2 jantungnya sakit dan langsung dibawa ke RS. Sekarang keadaannya baik2 aja tapi beliau harus bed rest 5 hari. Aku bener2 kaget dan sedih, karena okaasan saat ini lagi di Okayama nengok ibunya yang sedang di RS juga karena penyakit jantung. Siapa yang bakal ngerawat beliau?
Sebetulnya nenek Michio sudah lama punya kelainan jantung, tapi saat ini keadaannya bener2 parah -jantungnya terisi air dan sering bergetar- sampai harus diopname. Mertuaku yang tadinya berniat datang bulan September sekalian liburan sama Milena, langsung mutusin datang minggu lalu setelah dapet telpon dari kakaknya-Secchan. Di Austria, saat ini sebetulnya mereka sedang sibuk pindahan, dan mungkin karena stress dan capek, Kris jadi sakit.. Bener2 sedih banget, apalagi waktu okaasan cerita keadaan ibunya di telpon. Kayaknya ga harapan lagi, tinggal tunggu waktu aja deh (aku sih bener2 ga ngarepin yang ini, cuma Secchan yang bilang begitu). Ihiks....Mudah2an keaadan nenek Michio dan bokapnya membaik ya..Amin.
0 Comments:
back home
Post a Comment
