Senyum dibalik kesedihan

Saturday, March 10, 2007
Akhirnya setelah 1 bulan meliburkan diri, siang tadi aku ajak Aya ke perpus mainan. Ada bongo anpanman dan sepeda kayu roda 3 yg belum dikembalikan juga selain pingin setor muka. Sebelum-sebelumnya aku agak males main kesana kalau diminta datang lebih pagi biar Aya bisa lebih puas main, tapi kalau datang pagi aku selalu ga dapat tempat parkir jadi harus parkir dipinggir jalan, selain itu, Aya juga pasti makannya cuma sedikit karena bawaannya pingin main meskipun teman-teman lain pada asyik makan.

Tadi siang, begitu sampai seperti biasa aku langsung ngobrol dengan ibu-ibu relawan yang bekerja disana, blio tiba-tiba cerita kalau perpus ini bulan depan akan ditutup karena sebelumnya ada pengecekan gedung dan ternyata gedung perpus ini ga layak digunakan karena ga pakai penahan gempa. Memang gedung bangunan perpus kelihatan tua dan meskipun terlihat kokoh karena ga dipasang penahan gempa, siapa tahu waktu anak-anak asyik bermain tiba-tiba ada gempa besar dan gedung roboh. Bulan September nanti gedung itu akan dirobohkan. Waktu blio cerita, hatiku tiba-tiba 'deg', sedih dengernya. Baru aku ngerasa menemukan tempat main yang bagus buat Aya dan tempat 'gaul' baru, tempat itu akan hilang sebentar lagi.

Ibu relawan kemudian ngelanjutin cerita kalau mereka telah mencari tempat baru hanya saja letaknya jauh dan ruang bermain dan tempat menyimpan mainanpun lebih sempit. Untuk itu, mereka akan memberikan mainan-mainan besar yang kira-kira ga bisa dipakai ditempat baru. Kalau saat-saat terakhir pindah masih ada mainan yang ga bisa dibawa ke tempat baru, mereka akan memberikan sebagai hadiah, mau ga mau harus diterima gitu. Waktu aku asyik ngbrol dengan ibu lain, aku ditawarin untuk bawa pulang bu-bu, mobil-mobilan yang bergerak kalau kaki melangkah, yang masih terlihat baru! Hmm..ga nolak deh! secara Aya juga belum punya. Sewaktu main-main ke tempat penyimpanan mainan untuk mencari mainan yang cocok buat dipinjam, ibu relawan tiba-tiba nawarin bawa pulang ehon (buku cerita bergambar) lama tapi masih bagus kondisinya. Siapa yang nolak ditawarin buku-buku? dengan rasa senang dan sungkan akhirnya aku membawa pulang 12 buah buku dan bu-bu. Bener-bener rejekinya Aya nih!

Hari ini meskipun sedih mendengar perpus mau ditutup dan akan pindah ke tempat yang agak jauh, ada rasa senang juga karena dapat 'kenang-kenangan' dari perpus. Tadi sore aku dapat imel dari mama Akihiko yang sama-sama dapat kenang-kenangan juga, kalau perpus berikutnya blio mau datang lagi karena ditawarin bawa pulang kenang-kenangan lagi. Hmm..datang ga ya? secara aku ngerasa udah 'kemaruk' bawa pulang ehon banyak banget meskipun dibilang, "douzo..douzo..silahkan dibawa pulang, pasti berguna buat Aya".

Labels:

 
Aya no mama nulis jam: 12:33 AM, |

3 Comments:

niken,...
aku belum bisa online
sampai tgl 26 maret.
telp aku yaaa
disini: 03-3716-2348
aku tunggu yaa..
aku dah di megurooo
Iyaa lah mbak rejeki Aya tuh, masa mo nolak hehehe, Eh yang dah di Meguro? doain yaa jadi ke Tokyonya biar bisa ngumpul di MEguro xixixi


Lilypie 5th Birthday Ticker Lilypie 1st Birthday Ticker